Rentang 2018, Curat Dominasi Kasus di Purworejo

    


Kapolres Purworejo, AKBP Indra Kurniawan Simangunsong - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Kapolres Purworejo, AKBP Indra Kurniawan Simangunsong menyampaikan rilis akhir tahun dan sejumlah pencapaian Polres Purworejo. Keterangan Kapolres Purworejo ini, disampaikan di sela-sela pengamanan malam tahun baru, Senin (31/12/2018) malam.

Kapolres menyampaikan, Kamtibmas di wilayah Purworejo secara umum dalam keadaan aman tertib dan terkendali. Situasi kondusif ini, menurut Kapolres, berkat kerjasama semua pihak, baik di tingkat pimpinan (forkopimda) maupun masyarakat.

Selama tahun 2018, jelas Indra, demikian laki-laki ini akrab disapa, angka kejahatan konvensional yang terjadi di wilayah Purworejo, tertinggi ada pada kasus curat, yang mencapai 41 kasus. Posisi kedua, ditempati curanmor, dengan 17 kasus. Dari angka ini, untuk kasus currat bisa diselesaikan 34 kasus, dan curanmor 15 kasus.

“Selama 2018, dari 19 jenis kejahatan konvensional, terdapat 162 kejadian, dan bisa diselesaikan 152 kasus. Kasus curat, paling mendominasi, disusul curanmor,” jelas Indra di hadapan wartawan.

Kejahatan konvensional ini, terang Indra, antara lain, pembunuhan, penipuan, pencurian, cabul, penganiayaan ringan, penganiayaan berat, narkoba, KDRT, pemalsuan dokumen, UU ITE, saham / percobaan pembunuhan, pembakaran, pengeroyokan, jambret, perjudian dan penggelapan.

Berdasarkan data kejahatan yang ada, kata Indra, selama 2018, ada 166 tindak pidana, dan bisa terselesaikan 154. Prosentase penyelesaian perkara ini, mencapai 92,8%. Dibanding tahun 2017, ada penurunan. Pada periode yang sama, di tahun 2017 terjadi 184 tindak pidana, dan bisa diselesaikan 186, dengan prosentase mencapai 101 %.

“Untuk lalu lintas, selama 2018, Satlantas Polres Purworejo mengeluarkan 37.378 surat tilang dan surat teguran 12.862. Ada kenaikan dibanding tahun 2017, dimana tahun itu mengeluarkan 24.796 surat tilang dan 7.597 surat teguran. Dari jumlah total, ada kenaikan 55%,” terang Indra, yang didampingi Kabag Ops Kompol Setiyoko, Kasat Sabhara AKP Sutoyo, dan Kasubbag Humas Iptu Siti Komariah.

Sementara untuk data laka lantas, jelas Indra, selama tahun 2018, terjadi 474 lakalantas, dan terselesaikan 441, dengan korban meninggal dunia 97 orang, luka berat 2 orang, dengan kerugian material mencapai Rp 229 juta.

Dibanding tahun 2017, mengalami kenaikan, dimana pada periode yang sama, terjadi 435 lakalantas, dan terselesaikan 412, dengan korban meninggal dunia mencapai 108, luka berat 3, luka ringan 510, dengan kerugian material mencapai Rp 352 juta.

“Kami akan terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan dan pengertian yang terbaik agar kita bisa memberikan jaminan keamanan dan ketertiban (Kamtibmas) kepada masyarakat Purworejo,” pungkas Indra. (Jon)