Relawan Mulai Kesulitan Rumput Pakan Sapi

    


Setiap hari relawan penyelamat hewan piaraan dan ternak milik warga mendatangi zona merah Gunung Agung yang ditinggalkan penduduknya untuk mengungsi. Mereka menyebarkan makanan untuk anjing-anjing yang masih tertinggal - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Relawan yang terlibat dalam kelompok penyelamatan binatang itu juga menampung sapi milik warga. Mereka beraliansi dengan Dinas Peternakan Kabupaten maupun Provinsi mencari shelter sementara untuk lokasi penampungan.

Wayan Sudiasa mengatakan, stok makanan kering untuk anjing sampai saat ini masih cukup untuk 3 bulan kedepan. Namun persediaan rumput untuk pakan sapi tidak mencukupi. Pihaknya mengaku sangat membutuhkan pasokan rumput untuk sapi-sapi yang ditampung di beberapa lokasi.

“Kami sangat membutuhkan rumput. Mengingat jumlah sapi yang dievakuasi ada ribuan,” jelas koordinator relawan di wilayah Sidemen, Wayan Sudiasa, Minggu, 1 Oktober 2017.

Relawan berkoordinasi dengan Babinkamtibmas setempat untuk menentukan lokasi feeding di radius aman.

Para penyelamat binatang ini terus bergerak mencari dan mengevakuasi hewan-hewan piaraan warga di wilayah zona merah Gunung Agung. Setiap hari kelompok rescuer animal ini mendatangi desa-desa yang ditinggalkan penghuninya.

Dari komunitas relawan yang bermarkas di Sadustile, Sidemen, Karangasem, setiap hari menyebar makanan kering untuk anjing-anjing yang berkeliaran di wilayah seperti Klungkung, Rendang maupun kecamatan Sidemen.

“Setiap wilayah ada koordinatornya sendiri. Sampai saat ini kami hanya memberikan feeding kepada anjing-anjing yang ditinggalkan pemiliknya,” ujar Sudiasa. (Way)