Rektor IKIP PGRI Bali Buka PKKMB 2015

    


Rektor IKIP PGRI Bali, Dr. I Made Suarta, SH., M.Hum

KORANJURI.COM – Selama empat hari Kampus IKIP PGRI Bali melaksanakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) dari 9-12 September 2015. Jumlah mahasiswa yang mengikuti PKKMB sebanyak 625 orang dari 5 program studi. Pembukaan dilakukan bertepatan dengan hari olahraga nasional 9 September.

Rektor IKIP PGRI Bali, Dr. I Made Suarta, SH., M.Hum, menyebutkan, PKKMB merupakan kegiatan lembaga dengan pendukung dari elemen mahasiswa, BEM maupun Resimen Mahasiswa (Menwa). Surat Edaran Dirjen Dikti 22 Juli 2015 menyebutkan, PKKMB merupakan program PKKMB bukan program mahasiswa.

Kegiatan kepanitiaan melibatkan unsur pimpinan, dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa. Penyelenggaraan PKKMB fokus pada proses pendewasaan dan pembelajaran.

“Karena itu jadi tanggungjawab pimpinan perguruan tinggi. Tidak ada kekerasan fisik dan mental. Kalau masih ada kekerasan, mahasiswa baru bisa melaporkan ke penyelenggara atau pihak rektorat,” kata Suarta, Rabu (9/9/2015).

Menurutnya, Perguruan tinggi dapat menerbitkan peraturan tentang tata perilaku mahasiswa dan sanksi untuk menghindari pelanggaran norma, etika dan peraturan. Selain itu, PKKMB di IKIP PGRI Bali menjadi syarat mutlak untuk dapat lulus kuliah.

“Kalau terpaksa harus ada yang absen, sehari saja, saat itu dinyatakan tidak memenuhi syarat dan harus mengulang PKKMB tahun berikutnya. Mereka akan dapat sertikat yang harus dilampirkan sebagai syarat lulus kuliah,” jelasnya.

Kegiatan yang masih satu rangkaian dengan Dies Natalis XXXII ini ditutup dengan pementasan kesenian Calonarang yang diparodikan dengan judul ‘Leak Ngakak’. Pementasan yang dibesut oleh mahasiswa Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni itu digelar di panggung Ardha Candra, Taman Budaya Denpasar pada 12 September.

Sebelumnya, kampus yang dikenal dengan orange jacket itu telah menamatkan IKIP 479 orang pada wisuda XXXV di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur.

way