Realisasikan Link and Match, SMK YPT Purworejo Gandeng Nasmoco

    


Subhan Firdaus, Kepala Bengkel Nasmoco Magelang, saat meninjau pelayanan servis dalam Nasmoco Go to School di SMK YPT Purworejo, didampingi Kepala Sekolah Toto Wibawa, S.Pd., M.Pd., serta sejumlah tamu undangan, Rabu (12/08/2020) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Untuk meningkatkan kemampuan siswa jurusan TKRO dalam praktek, SMK YPT Purworejo bekerjasama dengan PT Nasmoco Magelang, selaku Main dealer Toyota, melaunching program Nasmoco Go to School, Rabu (12/08/2020).

Nasmoco Go to School tersebut, merupakan program link and match antara dunia industri dengan dunia pendidikan, yang berlangsung selama dua hari, dari Rabu (12/08/2020 hingga Kamis (13/08/2020).

Launching ditandai dengan pemotongan pita oleh Subhan Firdaus, selaku Kepala Bengkel Nasmoco Magelang, dengan didampingi sejumlah tamu undangan, yang dilanjutkan dengan peninjauan ke lokasi bengkel.

Dijelaskan oleh Subhan Firdaus, bahwa program Go to School merupakan bentuk aktivitas kegiatan sebagai bentuk kerjasama yang intensif, merealisasikan link and match antara dunia usaha dan industri, dalam mencetak siswa sebagai calon tenaga kerja yang produktif, mandiri, kreatif dan inovatif.

“Tujuannya agar siswa punya pengalaman dan pengetahuan.
Yang selama ini di sekolah prakteknya di ruangan, kini di unit kendaraan langsung,” ujar Subhan Firdaus di sela-sela kegiatan.

SMK YPT Purworejo sendiri, menurut Subhan Firdaus, merupakan satu-satunya SMK swasta di Purworejo, yang masuk program Nasmoco Go to School. Dipilihnya sekolah ini, karena untuk sarana dan prasarana bengkelnya memadai, dan memiliki tim dengan semangat tinggi.

Dalam hal ini, kata Subhan Firdaus, dari Nasmoco memberikan layanan servis hemat dengan berbagai paket pilihan.

Untuk paket tune up dan cabin treatment, tarifnya Rp 180 ribu, paket cek rem (Avanza, Calya, Agya, Rush) hanya Rp 80 ribu, dan paket ganti oli plus oli filter (Avanza, Calya, Agya, Rush), hanya Rp 375 ribu.

“Servis dilakukan oleh mekanik dari Nasmoco. Siswa sifatnya hanya membantu, sambil mengamati dan mempelajari, bagaimana cara kerja yang benar, maupun sikap kerja yang benar,” ungkap Subhan Firdaus.

Menurut Subhan Firdaus, sudah ada 30 mobil yang antri diservis selama program ini. Selain melayani servis dengan berbagai paket tadi, dari Nasmoco juga melayani konsultasi teknik, konsultasi servis, informasi produk, informasi sparepart, maupun produk-produk terbaru dari Toyota.

“Dengan program Nasmoco Go to School ini, mudah-mudahan antara dunia industri dengan dunia pendidikan tidak terlalu jauh jaraknya,” harap Subhan Firdaus.

Hal tak jauh beda juga dikatakan Kepala SMK YPT Purworejo, Toto Wibawa, SPd, MPd. Toto juga berharap, dengan program tersebut tidak terjadi ketumpangtindihan antara sekolah dengan dunia industri.

Juga terjadi sinkronisasi untuk kurikulum, kaitannya nanti dengan pembelajaran, seperti jobsheet. Pembelajaran di sekolah, selain sesuai Kemendikbud, juga ada yang dari industri.

Terkait dengan Nasmoco, Toto juga berharap ada tindak lanjut kerjasama, dengan guru magang, industri mengajar, siswa prakerin, sinkronisasi tentang kurikulum, dan keterserapan lulusan.

“Harapannya, kelulusan di SMK YPT itu, setelah lulus siap kerja di dunia industri,” pungkas Toto. (Jon)







    




News

BERITA PILIHAN

    

Kembali ke Atas