Pura-pura Belanja, Oknum Warga Banjarsari Solo Gondol Uang di Kasir

    


Sdm (43), warga Sumber Nayu, Kadipiro, Banjarsari, Surakarta, kini ditahan di Mapolres Purworejo dengan sejumlah barang bukti - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Sdm (43), warga Sumber Nayu, Kadipiro, Banjarsari, Surakarta, terpaksa berurusan dengan polisi. Dia diduga kuat sebagai pelaku pencurian dengan pemberatan di Toko Jati Sari Mart, yang ada di Butuh, Purworejo.

Akibat kejadian ini, Supriyati (46), warga Prigelan, Pituruh selaku pemilik toko, mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah, karena uang hasil penjualan toko pada hari itu, Selasa (2/7), disikat pelaku.

“Pelaku mengambil uang hasil penjualan toko yang disimpan dalam toples sebanyak Rp 12 juta. Di dalam toples juga ada ATM dan pin milik korban,” jelas Kapolres Purworejo, melalui Kasatreskrim AKP Haryo Seto Liestyawan, SH, MKrim, Jum’at (26/7).

Modusnya, menurut Haryo Seto, dengan pura-pura membeli di toko korban. Saat kasir toko lengah, tersangka menyikat toples yang berisi uang setoran toko. Si pemilik toko baru menyadarinya, ketika toko mau tutup, dan dia menanyakan uang setoran toko pada kasir.

“Sesaat setelah itu, korban mendapatkan SMS Banking BRI, bahwa ada transaksi pengambilan sebanyak dua kali lewat ATM sejumlah Rp 4 juta,” terang Haryo Seto, yang didampingi Kasubbag Humas Iptu Siti Komariah.

Polisi yang melakukan penyelidikan, berdasarkan keterangan saksi, akhirnya berhasil mengamankan pelaku, di daerah Donan, Cilacap Tengah.

Dari tangan tersangka, diamankan barang bukti, 3 buah charger HP, uang tunai Rp 1.350.000,-, satu lembar laporan transaksi tabungan BRI Simpedes, satu unit sepeda motor Honda Supra, satu buah Topi, sepasang sepatu warna Biru motif Silver, serta
sebuah tas kain kecil warna hitam.

“Tersangka kita jerat dengan pasal 364 tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman selama-lamanya 7 tahun penjara,” pungkas Haryo Seto. (Jon)