Puluhan Tahun Jalani Bisnis Hitam, Bos Miras Ini Akhirnya Tobat

    


Pertaubatan Sugeng Riyadi di Mapolres Kebumen, Kamis (23/3) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Keberhasilan jajaran Polres Kebumen dalam melakukan pembinaan terhadap bos pengedar miras terbesar di Kebumen ini, patut diacungi jempol.

Bandar miras bernama Sugeng Riyadi (32), warga Desa Kembaran RT.1 RW.2, Kecamatan Kebumen ini, setelah sering berurusan dengan polisi, akhirnya sadar.

Sadarnya bandar miras terbesar di Kebumen ini, ditandai dengan pertaubatan dirinya, dihadapan polisi, FUI Kebumen, Satpol PP, FKUB, serta tokoh agama Desa Kembaran dan wartawan, Kamis (23/3), di Mapolres Kebumen. Acara pertaubatan Sugeng ini, dipimpin oleh Wakapolres, Kompol Umi Mariati, SIK.

“Saya menyesal dan menyadari, bahwa perbuatan saya selama ini telah merusak masyarakat khususnya generasi muda. Dengan ini, saya menyatakan tobat, berhenti tidak akan berjualan miras lagi. Saya minta kepada seluruh pengecer untuk tidak berjualan miras lagi,” ujar Sugeng dengan sepenuh hati.

Pada kesempatan tersebut, Kompol Umi Mariati, SIK mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi keberanian Sugeng karena berkomitmen ingin mengakhiri usaha jualan miras yang sudah dirintis keluarganya selama puluhan tahun itu.

Selain bertaubat nasuha, Sugeng juga menyerahkan ratusan botol miras berbagai merk untuk selanjtnya dimusnahkan Polres Kebumen.
 
 
Jon