Puluhan Anggota Polres Kebumen Jalani Tes Kejiwaan

    


Puluhan anggota Polres Kebumen saat mengikuti Tes Kesehatan Jiwa dari Biddokes PoldaJateng, Rabu (6/11) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Sebanyak 64 personel Polres Kebumen pemegang senjata api dari masing-masing fungsi operasional dan Polsek, mengikuti Tes Kesehatan Jiwa (Keswa), Rabu (6/11).

Tes yang dipimpin Katim II Biddokes PoldaJateng, AKBP dr. Khusnan Marzuki, MM ini, berlangsung di Gedung Tribrata Polres Kebumen.

Dijelaskan oleh Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan, sesuai peraturan, anggota kepolisian harus melalui enam tes sebelum diperbolehkan memiliki senjata api dinas. Selain itu, pemilik senjata api juga harus menjalani psikotes secara berkala.

“Tes ini dilaksanakan setiap 6 bulan sekali. Di setiap periode dilakukan pemeriksaan psikologis dan kesehatan jiwa. Selain itu juga diperiksa senjatanya, pelurunya, dan orangnya,” kata Kapolres Kebumen, di sela-sela kegiatan.

Menurutnya, anggota Polri dilengkapi senjata sebagai langkah yang benar mengingat ancaman tugas saat ini. Apalagi yang mempunyai aktivitas lebih banyak di lapangan.

Kapolres menyebutkan, ada enam langkah yang harus dilalui, bagi anggota pemegang senpi. Yakni, dengan melihat kepentingan petugas yang memegang senjata api tersebut, harus mengantongi rekomendasi dari pimpinannya yang menjelaskan seseorang layak atau tidak memegang senjata api, lulus ujian psikotes dan harus lulus tes kesehatan fisik dan jiwa, serta harus lulus tes menembak.

“Dan yang tak kalah pentingnya, akan dilihat rekam jejaknya atau track recordnya. Jika dia berperilaku buruk atau tempramental dan mudah emosi, maka tidak boleh memegang senjata api,” pungkas Kapolres Kebumen. (Jon)