Pulau Terluar Wilayah Selatan Indonesia Terus Dipantau

    


Danrem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa memantau pulau Ndana dan Pulau Batek yang merupakan pulau terluar di wilayah Selatan Indonesia - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Komandan Korem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa memantau langsung kondisi pulau terluar Indonesia, yakni pulau Ndana Rote dan Pulau Batek yang berada di kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur.

Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa mengatakan, kegiatan tersebut sekaligus merupakan kegiatan operasi pengamanan pulau terluar, termasuk mengunjungi daerah perbatasan Oepoli.

Dengan menggunakan Pesawat Heli Bell 412, dalam pantauan tersebut, Danrem 161/ Wira Sakti didampingi oleh Kasipos Kolonel Infanteri I Kadek Subawa, dan Kasilog Letkol Infanteri Albertus Dony.

“Dimaksudkan untuk mengetahui dan melihat kondisi terkini di pulau terluar di wilayah selatan Indonesia,” jelas Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, Senin, 9 Januari 2017.

Pulau Ndana dan pulau Batek saat ini dijaga oleh personel dari Yonif Inf. 743/Pradnya Samapta Yudha dan Yonif Marinir 3 Brigif 1 Surabaya. Sedangkan di Pos Oepoli Tengah dijaga personel dari Yonif Raider 321/Galuh Taruna Kostrad.

Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa mengatakan, inspeksi di seputaran pos untuk mengetahui secara langsung fasilitas penunjang operasional dan kondisi prajurit TNI yang melakukan operasi pengamanan.

Danrem memberikan arahan di tiap-tiap pos bahwa tugas operasi merupakan kehormatan dan kebanggaan. “Berbahagialah bagi setiap prajurit yang mendapatkan kepercayaan melaksanakan tugas pengamanan wilayah NKRI,” jelas Danrem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa.
 
 
Yan