PT Indonesia Power Nyatakan Kesiapannya Bangun PLTSa di Suwung

    


General Manager PT Indonesia Power Unit Pembangkitan Bali IGAN Subawa Putra - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – PT Indonesia Power Unit Pembangkitan Bali menyatakan kesiapannya membangun pengelolaan sampah dengan sistem Waste to Energy (WtE) di TPA Regional Sarbagita Suwung, Denpasar. Waste to Energy merupakan sistem pengelolaan sampah menjadi bahan baku listrik yang menjadi sumber energi terbarukan.

Hingga saat ini, dikatakan General Manager PT Indonesia Power Unit Pembangkitan Bali IGAN Subawa Putra mengatakan, pihaknya masih menunggu penugasan untuk mulai menggarap WtE di TPA Suwung.

“Kalau sudah clear semuanya kita akan melangkah ke tahap feasibility study lalu masuk tender,” jelas Subawa Putra.

Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) direncanakan akan dibangun di Bali setelah revitalisasi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Suwung. Masih dalam areal penataan TPA Suwung terdapat ruang seluas 5-10 hektar untuk pembangunan PLTSa.

IGAN Subawa Putra mengatakan, dengan adanya PLTSa, volume sampah akan berkurang bahkan hilang. Sementara, gas yang dihasilkan oleh sampah itu akan dirubah menjadi tenaga listrik.

“Teknologi seperti ini sudah banyak digunakan di luar negeri dan sudah proven. Soal investasi untuk proyek tersebut sangat tergantung dengan teknologi yang akan digunakan nantinya,” jelas Subawa Putra.

Hingga saat ini, pihaknya tengah menunggu langkah selanjutnya dari kementerian terkait pada rencana pembangunan PLTSa di TPA Suwung.

Pembangunan PLTSa di TPA Suwung diperkirakan akan berjalan selama 3 tahun.

“Minimal untuk membangun pengelolaan sampah itu waktunya 3 tahun. Kalau cuma memanfaatkan gas metan saja cepat, tapi kalau menyelesaikan masalah sampahnya yang lama,” jelas IGAN Subawa Putra. (Way)