Promosi ASN, Koster: Yang Dinilai Rapornya Bukan Subyek

    


Gubernur Bali Wayan Koster - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – 91 jabatan administrator (Eselon III) dan 187 jabatan pengawas (Eselon IV) dilantik Gubernur Wayan Koster pada Kamis (27/6/2019) lalu. Lalu, pada apel disiplin yang berlangsung pada, Senin, 1 Juli 2019, sejumlah ASN yang mendapatkan promosi dipanggil ke podium untuk menyampaikan kesan dan pesan.

Di atas mimbar, mereka kompak menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Koster, karena pada akhirnya memperoleh kesempatan promosi setelah cukup lama mandek di posisi staf atau eselon lebih bawah.

“Mereka adalah contoh pegawai berpangkat tinggi, punya masa kerja panjang dengan latar belakang pendidikan bagus, namun lama mandek di jabatan lebih bawah atau bahkan tetap menjadi staf. Hal ini menunjukkan ada yang tidak beres dalam manajemen kepegawaian di lingkungan Pemprov Bali,” jelas Gubernur di depan peserta Apel.

Koster menyebut, indikator yang menjadi acuan dalam promosi dan mutasi pegawai adalah masa kerja, kepangkatan, kinerja, kompetensi, profesionalitas, integritas dan track record.

“Saya bersama Pak Wagub, Sekda, Kepala BKD dan inspektur akan merapikan ini dengan sebuah upaya yang lebih drastis,” tambahnya.

Gubernur mengingatkan para pejabat yang baru dilantik harus mampu bekerja dengan baik. Mengingat rapor mereka akan dinilai.

“Bangun kerja sama untuk tingkatkan kualitas layanan. Produktifitasnya akan diukur dengan output,” ujarnya.

Dari ratusan pegawai yang mendapatkan promosi diantaranya yakni, Ni Made Ayu Hariwati, SH., MH., yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bagian Pembinaan dan Advokasi Pengadaan Barang/Jasa pada Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Provinsi Bali, Ir. Ekapria Dharana Kubontubuh, MSi., Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Provinsi Bali, dan Ida Ayu Gede Widari Sukerti, SE., MSi., Kepala Bidang Perluasan Kesempatan Kerja dan Transmigrasi pada Dinas Tenaga Kerja dan Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Bali.

Pejabat eselon IV yaitu, I Nyoman Kenyem Subagia SPM., M.Kes., yang menjabat sebagai Kepala Seksi Pengembangan dan Mutu UPTD Balai Laboratorium Kesehatan pada Dinas Kesehatan Provinsi Bali, serta I Ketut Merta SKM., MKes., Kepala Seksi Fasilitasi Pelayanan Dasar pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Bali. (*)