Produksi Susu Boyolali Tembus Pasar Myanmar

    


Wakil Bupati Boyolali, M. Said Hidayat melakukan kegiatan seremonial penanda dimulainya ekspor perdana produk susu olahan ke negara Myanmar - foto: Lanjar Artama/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Kabupaten Boyolali terkenal dengan produksi susu sapi, saat ini mampu memenuhi kebutuhan susu dalam kemasan di negara Myanmar. Wakil Bupati Boyolali, M. Said Hidayat mengungkapkan, pihaknya mendorong produsen susu dalam kemasan yang ada di Kabupaten Boyolali untuk melebarkan sayap hingga ke Asia Tenggara.

Dengan ekspor susu kemasan ini otomatis akan mengangkat nama Boyolali ke dunia Internasional.

”Dan yang lebih membanggakan saya adalah meski dengan kemajuan teknologi pengerjaan cukup cepat akan tetapi pihak manajemen tetap memperkerjakan warga Boyolali. Sehingga sebagian besar tenaga kerjanya orang sekitar pabrik” jelas M. Said Hidayat.

Seperti diketahui, sebuah produsen susu dalam kemasan telah melakukan melakukan ekspor perdana susu dalam kemasan ke Myanmar sebanyak 5.000 karton senilai 15.000 dolar Amerika Serikat.

Roy Heru Wibowo dari PT So Good Food Indonesia mengungkapkan dengan ekspor perdana ke Myanmar akan menjadi pintu pembuka untuk melakukan ekspor ke negara-negara asia Tenggara.

“Kemampuan produksi rata-rata 1,2 juta karton perbulan. oleh sebab itu adanya ekspor perdana ini dinilai masih kecil jika dibandingkan dengan pasar lokal,” jelas Roy Heru Wibowo.

Bahan baku susu dipenuhi dari peternak sapi di Boyolali dengan kemampuan ekspor berkisar 30-40 ton per hari atau sekitar 70 hingga 80 persen dari total kebutuhan.
 
 
anjar