Pria ini Nekad Tabrakkan Diri ke Kereta

    


Jenasah Sardini saat di RS PKU Sruweng – foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Sardini (51), warga Desa Plarangan, Karanganyar, Kebumen, nekat bunuh diri, dengan cara menabrakkan tubuhnya ke kereta api yang tengah melintas, Selasa (13/12) malam, pukul 22.30 WIB.

Menurut Kapolsek Karanganyar, AKP Mawakhir, SH, korban bunuh diri karena penyakit yang dideritanya.Hal tersebut terungkap, berdasarkan informasi dari orang terdekat serta para tetangga korban yang ternyata masih bujangan itu.

Pria yang kesehariannya bekerja sebagai sopir pocokan itu menderita asam urat yang menahun. Dia sering mengeluh akan penyakitnya itu.

“Kuat dugaan, karena tak kuat menderita penyakit asam urat itulah, korban nekat bunuh diri,” jelas Mawakhir.

Korban memilih jalan pintas mengakhiri hidupnya dengan cara menabrakkan tubuhnya ke kereta api Argo Dwipangga jurusan Solo Balapan – Jakarta, yang dimasinisi Ujang Andi Kartiko, di perlintasan KA timur stasiun Karanganyar, Kebumen.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka serius di bagian kepala, sehingga meninggal. Selanjutnya, jenazah Sardini dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Sruweng untuk divisum.
 
 
Jon