PPF Level 2 Nasional Dimulai, Prokes Tetap Ketat Meski Jumlah Peserta Berkurang

    


Peserta PPF Level 2 Nasional di Yogyakarta - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM (Yogyakarta) – Pelatihan Pelatih Fisik (PPF) level 2 nasional yang berlangsung di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi dimulai Rabu (27/1/2021) pagi.

Seremony pembukaan pun sederhana dan tetap dengan protokol kesehatan (prokes) ketat, seperti diwajibkan tiap peserta mengisi form standar kesehatan, test suhu dipintu masuk ruangan, lalu wajib menggunakan masker selama kegiatan berlangsung. Pembukaan sendiri tepat pada pukul 09.00 WIB dibawa koordinator Ilham, panitia penyelenggara dari Sportunys yang menggandeng Lembaga Pendidikan Pelatih Olahraga (LP20) LANKOR.

Dari jumlah peserta yang sudah terdaftar 25 orang, ternyata yang dipastikan ikut hanya 11 orang. Dan berkurangnya peserta tersebut diakui Ilham disebabkan oleh berbagai kendala didaerah peserta masing-masing.

“Yang tidak bisa hadir termasuk 3 peserta dari Papua. Tapi kami memaklumi kendala itu, dan berharap dipelatihan berikutnya mereka bisa kembali ikut,” harap Ilham.

Menariknya, dari ke 11 peserta yang hadir, selain Purwanto Iman Santoso dari Komunitas Legenda Sepakbola Mitra Devata yang berusia 65 tahun dan berlatar belakang bukan pemegang cabor aktif, juga terdapat seorang peserta yang ternyata adalah Kepala Desa di Desa Tani Bakti, Kecamatan Loajanan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Peserta bernama Muhammad Amin ini mengakui, keikutsertaannya di pelatih pelatih fisik ini semata mata dirinya ingin menimbah ilmu dari proses pembentukan hingga memberikan menu dan program latihan secara teratur dan terukur kepada para atlit.

“Nantinya dari pelatihan ini, kami bisa terapkan di desa terutama cabor sepakbola yang saya wakilkan.”ungkapnya. (Yan Daulaka)