PPDB Online SMKN 8 Purworejo, Inilah Keunggulan Sekolah Ini

    


Siswa SMKN 8 Purworejo dari jurusan Busana, dengan hasil karyanya - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – SMKN 8 Purworejo, yang berkampus di Desa Bajangrejo, Banyuurip, Purworejo, untuk tahun pelajaran 2019/2020, membuka pendaftaran untuk siswa baru.

Sekolah ini memiliki tiga kompetensi keahlian, Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO), Teknik Sepeda Motor (TSM), dan Tata Busana (TB). Tahun ini, menerima 252 siswa baru, untuk tujuh rombel di tiga kompetensi keahlian, TKRO 3 rombel, TSM 2 rombel, dan TB 2 rombel.

“Semua kompetensi keahlian mempunyai keunggulan masing-masing. Khusus urusan TKRO, paling banyak peminatnya,” jelas Plt Kepala SMK N 8 Purworejo, Wahyono, S.Pd, M.Pd, melalui Waka Humas, Songsong Subiyanto, S.Pd, Kamis (23/5).

Adapun syarat-syaratnya, kata Songsong, yang didampingi Ketua Panitia PPDB, Jayadi, M.Pd, ijazah SMP/sederajat /lijazah Program Paket B, akta kelahiran (paling tinggi 21 th), bukti keikutsertaan dalam program penanganan kemiskinan dari pemerintah atau Pemerintah Daerah (KIP, PKH, KIS dan bukti lain yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah) bagi usia lebih dari 21 tahun.

Kartu keluarga/surat keterangan domisili dari RT/RW yang dilegalisir oleh Lurah/Kades setempat ( yang menerangkan bahwa peserta didik yang bersangkutan telah berdomisili paling singkat 6 bulan sebelum pendaftaran PPDB), piagam prestasi, surat keterangan sehat dari dokter yang menerangkan hasil pemeriksaan kesehatan sesuai dengan bidang keahlian.

Untuk alur pendaftarannya, verifikasi berkas dan pengajuan akun (calon siswa datang ke sekolah membawa syarat pendaftaran) tanggal 17 Juni hingga 28 Juni. Pendaftaran Daring Mandiri/lewat satuan pendidikan dibuka 1 Juli hingga 5 Juli. Pengumuman hasil seleksi, 9 Juli. Daftar ulang, 10 Juli hingga 11 Juli.

“Hari pertama masuk sekolah, 15 Juli 2019,” kata Jayadi menimpali.

Untuk jurusan Tata Busana, kata Songsong, pihak sekolah sudah menjalin kerjasama dengan dua perusahaan untuk penyalurannya, PT Ungaran Sari Garment dan PT Busana Remaja Agra Cipta.

Untuk jurusan Teknik Sepeda Motor, SMK N 8 Purworejo merupakan binaan dari PT AHM (Astra Honda Motor). Alumni jurusan ini, mendapatkan prioritas untuk posisi mekanik roda dua di jaringan bengkel PT AHM.

Tiap tahun, dari PT AHM selalu mengadakan event Honda Student Skill kontes. Bagi yang bisa menjadi juara kontes, ada pemberian penghargaan bea siswa untuk kuliah gratis di Politeknik Manufaktur Astra.

“Khusus jurusan TKRO, tahun ini kita mendapat kepercayaan dari Suzuki Indomobil untuk melakukan rekrutmen karyawan,” jelas Songsong.

Songsong menjelaskan, tahun ini, SMK N 8 Purworejo meluluskan 211 siswa. Dalam pelepasan dan wisuda yang dilaksanakan Selasa (30/4) lalu, ada pemberian reward bagi siswa berprestasi, untuk hasil UKK (Uji Kompetensi Keahlian) tiap jurusan.

Peringkat 1 sampai 3 jurusan Tata Busana, Nurul Azizah (90), Devi (88,9), Rofikoh (86,7). Jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif, M Halim Al Hakim (87,60), Dafa Apriansah (86,40), Febi Cesar Nugroho (86). Jurusan Teknik Sepeda Motor, Rifki Bani Aulia (93,78), Oki Maulana Pratama (93,10), Faisal Arifin (92,92).

“Hampir 50 persennya sudah langsung diterima bekerja di dunia industri. Sisanya, sedang dalam proses, dan melanjutkan kuliah,” ungkap Songsong.

Dari jurusan Tata Busana, jelas Songsong, ada beberapa alumni yang sukses mandiri dengan membuka usaha jahit, diantaranya, Nenengwati, membuka Modesto di wilayah Banyuurip, Mira, membuka konveksi di Griya Amanah Banyuurip, Imawati, jadi guru sambil buka usaha di rumah. Para alumni jurusan Busana banyak yang kerja di Garmen.

Jayadi menambahkan, untuk mendidik siswanya supaya tertib, disiplin dan bermartabat, pihak sekolah menerapkan S3P (senyum salam sapa pagi), dan K3S (ketertiban kerapian dan kelakuan siswa).

“Tujuannya, menjadikan siswa SMK N 8 Purworejo berkarakter dan beretika baik,” pungkas Jayadi. (Jon)