Pos Polisi Pendowo Mulai Dibangun, Anggarkan Biaya Rp 1,2 M

    


Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Purworejo, Ir Suranto, bersama Kasatlantas Polres Purworejo, AKP Nyi Ayu Fitria Facha, saat melihat desain pos polisi Pendowo, usai peletakan batu pertama, Senin (8/10) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Purworejo, Ir Suranto, bersama Kasatlantas Polres Purworejo, AKP Nyi Ayu Fitria Facha, Senin (8/10), menandai dimulainya pembangunan pos polisi Pendowo.

Sebagai pelaksana pembangunan yakni CV Sapto Argo. Direncanakan, proyek pembangunan pos polisi Pendowo yang berlokasi di segitiga Pendowo, Purwodadi ini, akan selesai dalam waktu tiga bulan ke depan dengan menelan biaya sekitar Rp 1,2 milyar.

“Sumber dananya dari APBD. Dilihat desainnya, pos polisi Pendowo ini terlihat unik, karena model bangunannya seperti buah manggis,” jelas Suranto.

Di lokasi tersebut, selain dibangun pos polisi, juga dibangun taman, yang dilengkapi dengan patung Pendawa Lima, yakni, Puntadewa, Bima, Arjuna, Nakula dan Sadewa.

Suranto berharap, masyarakat sekitar juga turut serta mendukung pembangunan taman dan pos polisi Pendowo tersebut, supaya aman, lancar, sehingga bisa selesai tepat waktu.

Menurut Suranto, desaign dari pos polisi Pendowo tersebut mengambil model buah manggis, karena buah ini merupakan salah satu ikon dari Purworejo. Pembangunan taman dan pos polisi tersebut, juga dalam menyongsong Romansa Purworejo 2020.

“Diharapkan nantinya bisa menarik wisatawan, seiring dengan dibangunnya bandara New Yogyakarta International Airport di Kulonprogo. Setidaknya mereka tahu, bahwa kita juga berbenah untuk menyambutnya,” kata Suranto.

Sementara itu, Nyi Ayu menyampaikan, meski bentuk bangunan pos polisi Pendowo menyerupai buah manggis, namun fungsinya tetap sebagai pos polisi pada umumnya, yang didalamnya dilengkapi dengan ruang pemantau, kamar untuk istirahat, toilet, dan pantry.

“Dengan fasilitas yang lengkap ini, diharapkan anggota bisa merasa lebih nyaman dalam melaksanakan tugas, memantau arus lalulintas dari dan ke arah Yogyakarta,” pungkas Nyi Ayu. (Jon)