Polres Purworejo Bekuk Empat TO Pelaku Curanmor

    


Kabag Ops Polres Purworejo, Kompol Minarto, didampingi Kasatreskrim AKP Agil Widiyas Sampurna, menunjukkan beberapa barang bukti hasil operasi Sikat Jaran Candi 2020, Selasa (28/07/2020) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Satreskrim Polres Purworejo berhasil mengungkap empat TO (target operasi) kasus curanmor selama pelaksanaan Operasi Sikat Jaran Candi 2020, yang dilaksanakan dari tanggal 6 – 26 Juli 2020.

Dari ungkap kasus ini, polisi berhasil membekuk tiga pelakunya, yakni, AS (45), warga Tinjomoyo, Banyumanik, Kota Semarang, AS (29), warga Kewengen, Ungaran Timur, Semarang, dan JP (21), warga Popongan, Banyuurip, Purworejo.

Ketiganya, beraksi di empat TKP berbeda, yakni Desa Keduren, Purwodadi pada Jum’at (19/01/2020), Kledung Kradenan, Banyuurip, pada Sabtu (09/03/2020), Pangenrejo, Purworejo pada Rabu (16/10/2019), dan di Tlogoguwo, Kaligesing pada Kamis (09/01/2020).

“Dari tangan para tersangka, kami menyita sejumlah barang bukti sepeda motor. Salah satu pelaku, beraksi di tiga TKP berbeda,” jelas Kabag Ops Polres Purworejo, Kompol Minarto, dalam konferensi persnya di Mapolres Purworejo, Selasa (28/07/2020).

Menurut Minarto, yang didampingi Kasatreskrim AKP Agil Widiyas Sampurna, para tersangka mencuri sepeda motor tersebut dengan cara merusak lubang kunci sepeda motor dengan menggunakan kunci T.

Untuk kronologi ungkap kasus TO curanmor tersebut, ujar Agil, bahwa dari hasil penyelidikan dan penyidikan petugas di lapangan setelah mendapatkan petunjuk, keterangan saksi-saksi serta barang bukti, semuanya mengarah ke para tersangka.

“Dua tersangka, AS dan JP dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukumannya 7 tahun penjara. Satu tersangka lainnya, AS (29), dijerat dengan pasal 480 KUHP tentang penadahan, ancaman hukumannya 4 tahun penjara,” jelas Agil.

Selain empat tersangka TO tersebut, ungkap Agil, jajarannya juga berhasil mengungkap empat kasus curanmor non TO dalam Operasi Sikat Jaran Candi 2020.

Dalam hal ini, lima tersangka berhasil ditangkap, beserta beberapa barang bukti. Kelima tersangka ini, FIW (30), warga Pasuruhan, Bulu, Temanggung, Ds(58), warga Brambang, Karangawen, Demak, EAS (31), warga Pedurungan, Semarang, Tengil (22), warga Kandangan, Temanggung, dan TNM alias Tatang (26), warga Gebang, Purworejo.

“Para tersangka non TO tersebut ada yang dijerat dengan pasal 363 KUHP dan 480 KUHP,” pungkas Agil. (Jon)