Polres Kebumen Rekonstruksi Temuan Mayat Dalam Karung

    


Rekonstruksi kasus pembunuhan di Desa Kenteng, Sempor, Kebumen, Selasa (18/7) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Masih ingat dengan kasus penemuan mayat di kebun salak di Desa Kenteng, Sempor, Kebumen, Rabu (14/6) silam? Jajaran Reskrim Polres Kebumen akhirnya menggelar rekontruksi kasus tersebut, Selasa (18/7).

Ada 15 adegan yang diperagakan oleh para pelaku, dengan kawalan ketat petugas. Dari reka ulang tersebut, diketahu, sebelum tewas, korban terlebih dahulu dijerat lehernya dengan tali, kemudian kepala ditutup dengan plastik kresek. Setelah dipastikan tewas, korban dimasukkan dalam karung, kemudian dibuang di hutan.

Otak pelaku pembunuhan tersebut belakangan diketahui bernama Putri Kartadinata (PK), seorang ibu muda dengan kondisi hamil delapan bulan dan masih merupakan teman korban, yang dibantu tiga orang pelaku lainnya yakni Suherman, Eko Darwono serta Aji yang bertindak sebagai eksekutor.

“Pembunuhan sadis ini dilatar belakangi rasa sakit hati antara pelaku (PK) terhadap korban. PK memiliki hutang kepada korban sebesar Rp135 juta. Uang hasil pinjaman tersebut, oleh PK dibelikan rumah seharga 135 juta. Karena korban berulang kali menagih dan meminta uang segera dikembalikan, akhirnya PK merencanakan untuk menghabisi nyawa korban,” jelas Kasat Reskrim Polres Kebumen, AKP Koliq Salis Hirmawan, saat rekonstruksi.

Menurut Koliq, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara atau hukuman mati.

“Hingga saat ini, tersangka Aji selaku eksekutor sekaligus suami siri dari pelaku PK masih buron,” terang Kholiq.
 
 
Jon