Polres Bekasi Jadi Pilot Project Bebas Korupsi

    


Polda Metro Jaya menggelar upacara pemberian penghargaan Kapolda Metro Jaya kepada anggota yang berprestasi di depan gedung Ditreskrimsus Rabu, 9 Oktober 2019 kemarin - foto: Bob/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Polda Metro Jaya menggelar upacara pemberian penghargaan Kapolda Metro Jaya kepada anggota yang berprestasi di depan gedung Ditreskrimsus Rabu, 9 Oktober 2019 kemarin.

Kapolda Metro Jaya Irjen pol Gatot Edy Pramono mengatakan, pemberian empat penghargaan kepada anggotanya karena mereka melakukan perubahan di tempat nya bertugas.

“Kita lihat ada empat polisi teladan, kenapa kita berikan ini memang mereka-mereka ini melakukan perubahan-perubahan dimana mereka bertugas,” ujar Gatot Edy.

Diketahui empat perwira yang mendapatkan penghargaan dari Kapolda adalah Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto, Wakapolres Depok AKBP Arya Perdana, Wakasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Rizal Marito dan Kasubdit Tekkom Bid Tik AKBP Suwarto.

Gatot menambahkan, Bekasi dijadikan contoh sebagai wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani.

“Sebagai contoh di Bekasi dia membuat wilayah bebas korupsi bahkan ditingkatkan lagi jadi WBBM, wilayah birokrasi bersih melayani ini sekarang dalam tahap penilaian-penilaian,” ucapnya.

Gatot menambahkan, pemberian penghargaan ini bertujuan untuk memotivasi rekan-rekan polisi yang lainnya untuk membuat inovasi agar citra kepolisian baik di mata masyarakat.

“Tujuannya adalah untuk memberikan motivasi kepada rekan-rekan yang lain, supaya juga berprestasi. Berprestasi itu di bidang apa saja,” harapnya.

Selanjutnya Gatot berpesan kepada jajarannya agar para anggota lebih giat bertugas dan membuat rasa percaya masyarakat semakin besar kepada Polri.

“Pada intinya kita mau motivasi yang lain contohlah berbuat baik sehingga masyarakat merasa aman, merasa penegakan hukum keadilan dan profesional hingga masyarakat merasa terayomi itu tujuan kita dan tugas Polri,” tegasnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan memberikan penghargaan kepada 73 Polwan tim marching band Polda Metro Jaya, AKP Ririn Sri Damayanti mewakili 73 Polwan yang mendapatkan penghargaan dari Kapolda.

Usai acara Kapolres Bekasi kota Kombes Indarto mengatakan, merasa bukan yang terbaik dan kawan-kawan pamen yang lebih pantas.

“Diluar sana masih banyak yang lebih baik, saya tidak merasa bukan yang terbaik, saya yakin diluar sana kawan-kawan pamen yang lebih pantas mendapatkan predikat teladan, tapi oke saya terpilih jadi polisi teladan,” ujar Indarto kepada wartawan.

Indarto menambahkan, dirinya hanya melakukan sesuai dengan tugas pokok dan perintah pimpinan untuk membuat perubahan di dalam lingkungan kerjanya.

“Yang saya lakukan standar saja saya melaksanakan apa yang di perintahkan pimpinan apa-apa yang menjadi tugas pokok saya, saya laksanakan dengan benar sedikit sedikit,” ucap Akpol’95 ini.

Dalam melaksanakan tugasnya Indarto mengajak jajarannya untuk membantu membuat perubahan di Polres Bekasi kota untuk menjadi lebih baik dan bersih melayani.

“Tentunya saya mengajak seluruh kawan kawan(jajaran polres Bekasi) disamping samping saya ini yang ikut membantu, karena kalau sendiri tidak mungkin bisa melakukan perubahan, apa artinya Indarto (Kapolres) tanpa 1700 Anggota Polres Bekasi kota saat itu nga ada artinya,” tegasnya.

Indarto menjelaskan, kedepannya untuk mempertahankan prestasi dan predikatnya dari kinerja jajarannya menggunakan sistem reformasi birokrasi.

“Kita membuat sistem untuk mempertahankan nya, reformasi birokrasi, pembangunan jati diri di polres Bekasi bukan berbasis siapa yang menjadi komandan tapi berbasis kepada sistem, siapapun komandan nya silih berganti pimpinan kalau sistem nya sudah Patent baku failed mudah mudahan tidak akany berubah,” tutup mantan Kasubdit V Dittipidter Bareskrim Polri. (Bob)