Polisi Reka Ulang Penembakan Kades Lidor

    


Rekonstruksi kasus penembakan Kepala Desa Lidor di Kabupaten Rote Ndao, NTT. Korban tewas ditembak orang tak dikenal ketika sedang berada di rekannya sesama pejabat desa - foto: Isak Doris Faot/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Polisi merekonstruksi kasus penembakan Kepala Desa Lidor, Yoppy Ortefanus Hilly, yang tewas ditembak oleh orang misterius beberapa waktu lalu. Dalam reka ulang itu dilakukan 50 adegan dengan peran pengganti pelaku dilakukan oleh anggota polisi.

“Ini untuk mengantisipasi kemarahan warga. Karena itu rekonstruksi diperagakan oleh polisi,” jelas Kapolres Rote Ndao, AKBP Murry Miranda, Senin, 25 Mei 2016.

TERKAIT
» Kades Lidor Ditembak Orang Tak Dikenal
» Polisi Tangkap Tiga Pelaku Penembakan Kades Lidor

Ditambahkan, dalam rekonstruksi itu diketahui pelaku melakukan rencana pembunuhan hingga mengeksekusi korban dengan menggunakan senjata api. Hanya saja, sampai saat ini Kepolisian Resor Rote Ndao masih punya pekerjaan rumah untuk menangkap satu orang yang diyakini sebagai pelaku utama pembunuhan tersebut.

Murry Miranda mengaku, pihaknya sudah mengatakan pelaku yang sering berpindah-pindah tempat. Informasi terakhir yang diterima, DA si pelaku utama ditengarai berada di Kalimantan, kemudian sudah bergeser ke Papua.

Ketiga pelaku yang sudah ditangkap masing-masing berinisial FH, SBF dan TF. Mereka turut membantu dalam kasus pembunuhan tersebut.

Pada Minggu, 3 Januari 2016 lalu, Yoppy Ortefanus Hilly, kepala desa Lidor Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao, NTT, ditembak di rumah rekannya sesama pejabat desa. asil pemeriksaan Inafis Kedokteran Kepolisian Polda NTT menyatakan, korban tewas dengan tiga luka tembakan di kepala sebelah kanan.
 
 
Zak