Polisi Kembali Gulung 4 Pembobol ATM Dengan Modus Skimming

    


Empat tersangka berasal bdari negara Bulgaria sebanyak 2 orang dan 1 dari negara Chili serta 1 dari negara Taiwan - foto: Bob/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Tim Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya kembali menangkap 4 tersangka pelaku pencurian data elektronik (skimming) jaringan internasional. Empat tersangka berasal bdari negara Bulgaria sebanyak 2 orang dan 1 dari negara Chili serta 1 dari negara Taiwan.

Direskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Nico Afinta menegaskan bahwa dari kelompok ini yang pertama kali ditangkap AVH (37) warga negara Bulgaria.

“Tersangka AVH ditangkap di ATM Hotel Takes Mansion Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat,” ujar Nico di Polda Metro Jaya didampingi Kabid Humas Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, Kasubdit Resmob AKBP Aris Supriyono dan Kanit 4 Resmob AKP Rovan Richard, Selasa, 3 April 2018.

Penangkapan AVH karena security bank merasa curiga melihat gerak-gerik tersangka, pada saat dihampiri AVH berusaha melarikan diri. Setelah AVH ditangkap diserahkan kepada Resmob Polda Metro Jaya.

Selanjutnya Resmob menangkap YMH (33) warga negara Taiwan.

“Security Bank Mandiri curiga melihat gerak-gerik tersangka YMH saat berada di ATM. Tugas YMH sebagai penarik uang,” ucap Nico.

Kemudian, tim Resmob menangkap IVN (36) warga negara Bulgaria di daerah Jogjakarta. Rekan IVN, tersangka KIY dan OA masuk daftar pencarian orang (DPO).

“Mereka sejak bulan Januari 2018 memasang alat skimmer dan spy cam di berbagai ATM sekitar wilayah Jogja, Jakarta dan sekitarnya,” ujarnya.

Data yang diperoleh dari alat skimmer digandakan ke kartu ATM kosong. Selanjutnya tersangka IVN bertugas menarik uang tunai di ATM.

Saat di dalam ATM, para pelaku skimmer memasang alat membutuhkan waktu sekitar 10 sampai 15 menit. Tersangka penarik uang skimming mendapat jatah 20 persen dari hasil kejahatannya.

Tersangka dikenakan pasal 363 KUHP dan atau pasal 46 jo pasal 30 dan pasal 47 jo pasal 31 ayat (1,2) UU RI No.19 tahun 2016 atas perubahan UU RI No.11 tahun 2011 tentang ITE dan pasal 3,4 dan 5 UU RI No.8 tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang. (YT)