Polda Bali Bekuk 2 Begal Spesialis Warga Asing di Makasar

    


Garong spesialis warga asing berhasil dibekuk tim buser Polda Bali - foto: Suyanto/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Dua orang pelaku yang menjadikan warga asing sebagai target kejahatan dibekuk jajaran kepolisian Polda Bali. Tersangka melancarkan aksinya dengan modus penjambraten, kepruk kaca hingga membobol villa yang ditinggal penghuninya. Selama tiga puluh kali melancarkan aksi, pelaku ini berhasil menggondol uang ratusan juta.

Kasubdit III Ditreskrimum Polda Bali, AKBP Mardianto mengatakan, semua pelaku berasal dari Makasar, Sulawesi Selatan.

“Mereka ditangkap di Makasar. Dua orang yang ditangkap yakni, DARF dan ILANG di kota Makasar dan Kabupaten Goa, Sulawesi Selatan,” jelas Mardianto saat memberikan keterangan pers di Polda Bali, Kamis, 11 Agustus 2016.

Sementara, dua orang lagi dinyatakan masih buron dan hingga kini dalam pengejaran polisi. Dalam melancarkan aksinya, para pelaku ini sebelumnya melakukan pemetaan lokasi terlebih dulu. Mardianto mengatakan, ‘tukang gambar’ lokasi dilakukan oleh satu orang.

Ketika target maupun lokasi sudah ditentukan, kemudian komplotan jaringan ini dipanggil untuk datang ke Bali. “Hanya satu orang yang melakukan mapping, kemudian mereka akan panggil komplotannya yang ada di Makasar agar datang ke Bali,” jelasnya.

Dari tiga laporan yang masuk ke kepolisian, menurut Mardianto, total kerugian dari tiga korban hampir mencapai Rp 500 juta. Jumlah itu terdiri dari kerugian uang sebanyak Rp 90 juta dan Rp 77 juta.

“Sedangkan korban bernama Yulia Naturina asal Rusia kerugiannya mencapai Rp 300 juta. Pelaku menguras isi brankas berisi perhiasan dan surat-surat berharga,” terangnya.

Kedua tersangka yang ditangkap diancam pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman 7 tahun kurungan penjara.
 
 
yan