PLN Targetkan Ratusan Desa di Natuna Teraliri Listrik Tahun Depan

    


Pemasangan sambungan listrik di Natuna - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Desa berlistrik di Kepulauan Riau hingga tahun 2019 harus tercapai 100 persen. Pada Mei tahun ini, ada 13 desa di Kabupaten Natuna berhasil terjangkau listrik PLN.

Selain itu ada 6 lokasi dengan nyala listrik 25 jam. Direktur Bisnis Regional Sumatera PLN Wiluyo Kusdwiharto menjelaskan, investasi untuk pekerjaan itu mencapai Rp 23 milyar.

“Diharapkan infrastruktur kelistrikan di Natuna dapat mengakselerasi program yang sedang digulirkan pemerintah, seperti pembangunan sentra kelautan,” jelas Wiluyo.

Peresmian 13 desa berlistrik dan peningkatan 24 jam nyala itu dilakukan oleh Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun.

Nurdin mengapresiasi komitmen PLN dalam menerangi Kepri, khususnya Natuna. Di Kepri ada 2.840 pulau. 385 diantaranya merupakan pulau berpenghuni dan 60 pulau sudah terjangkau aliran listrik.

“Saya berharap 2019 PLN segera menuntaskan program pembangunan infrastruktur kelistrikan di pulau-pulau tersebut sampai 2019,” jelas Nurdin.

Tiga belas desa di Kabupaten Natuna antara lain Desa Pulau Tiga/Sabang Mawang, Desa Tanjung Kumbik Utara, Desa Setumuk, Desa Selading, Desa Sabang Mawang Barat, Desa Tanjung Batang, Desa Kadur, Desa Tanjung Pala, Desa Meliah, Desa Terayak, Desa Meliah Selatan, Desa Subi Besar dan Desa Subi Timur.

Adapun enam lokasi di Kabupaten Natuna yang jam nyalanya ditingkatkan menjadi 24 jam masing-masing, Pulau Laut, Pulau Serasan, Pulau Midai, Pulau Subi, Pulau Tiga dan Sistem Listrik Klarik Kecamatan Bungguran Utara yang berada di Pulau Natuna Besar.

Kelistrikan Natuna dipasok dari sistem pembangkit isolated yang memiliki daya mampu sebesar 10,55 MW dengan beban puncak sebesar 5,46 MW. Hal ini membuktikan bahwa cadangan daya di Natuna aman dengan adanya surplus daya sebesar 5,09 MW.

Provinsi Kepulauan Riau memiliki 5 kabupaten dan 2 kotamadya, 66 kecamatan dengan jumlah desa sebanyak 416 desa. Saat ini, rasio desa berlistrik di Kepri mencapai 80,77 persen dengan 336 desa telah teraliri listrik. Rencananya dalam tahun 2018-2019, 80 desa di Kepri akan segera mendapatkan penerangan listrik PLN. (*)