Pertentangan untuk Dewan Pers, IMO Indonesia Keluarkan Pernyataan Sikap

    


Yakub F. Ismail - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – DPP Ikatan Media Online (IMO) Indonesia memberikan pernyataan terkait polemik yang terjadi atas situasi pers di tanah air. Sebagai organisasi badan usaha, IMO Indonesia tidak mengambil bagian dalam pergerakan dan pertentangan yang ditujukan kepada Dewan Pers pada Rabu (4/7/2018).

Statemen resmi itu dikeluarkan oleh DPP IMO Indonesia dengan diketahui oleh Ketua Umum DPP, Yakub F. Ismail dan Sekjen M. Nasir Bin Umar pada 6 Juli 2018.

Dalam pernyataan tertulisnya, Yakub menjelaskan, IMO-Indonesia selaku organisasi badan usaha turut prihatin atas kondisi yang terjadi kepada Insan Pers di Tanah Air.

“Namun untuk itu tentunya diperlukan komunikasi yang baik untuk mencari solusi sesuai aturan dan perundangan,” jelas Yakub dalam rilis terkait pernyataan sikap Dewan Pimpinan Pusat IMO-Indonesia.

Dalam pernyataan sikap itu juga tertulis, kalaupun ada satu atau dua pengurus yang terlihat/terlibat hal tersebut menjadikannya perseorangan yang terpisah secara organisasi.

“Sebagai organisasi yang belum berusia satu tahun rasanya masih banyak pekerjaan rumah yang masih harus kami kerjakan dengan perhatian yang serius,” jelasnya.

Hal itu, menurut Yakub, juga akan disampaikan kepada Ketua Dewan Penasehat IMO-Indonesia, Wiranto.

“Sebagai laporan atas kondisi tersebut, sebagimana kami berpegah teguh kepada pakta integritas yang telah dibuat,” tulis Yakub. (Way/*)