Persahabatan Selamanya’ Setelah 31 Tahun

    


Reuni angkatan 87 SMP Negeri 7 Denpasar - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Sebanyak 130 alumnus SMPN 7 Denpasar angkatan tahun 1987 berkumpul untuk menggelar reuni dengan tema ‘Persahabatan Selamanya’, di Hotel Aston Denpasar, Sabtu, 10 Maret 2018.

Ketua Panitia Reuni Alumni angkatan 1987, Putu Jaya Kusuma menyampaikan, kegiatan tidak hanya untuk mengenang masa lalu saja. Akan tetapi juga duduk bersama berdiskusi membahas apa yang bisa diberikan untuk almamater.

Mantan Ketua OSIS SMPN 7 Denpasar, H.M. Fatah mengatakan, waktu 31 tahun tidak sebentar, akan tetapi juga waktu berlalu tidak terasa.

“Angkatan 87 adalah golden era. Karena jaman itu adalah banyak pilot project. Inilah hasil-hasilnya, 90 persen sukses,” katanya.

Kepala SMPN 7 Denpasar, Titik Wahyani, S.Pd menyampaikan, selama 31 tahun berpisah dan kini berjumpa adalah pengalaman yang luar biasa. Dan melalui reuni ini, merupakan bentuk syukur mengenang kejadian 31 tahun lalu.

Dalam kesempatan itu, kepala sekolah juga mengenang masa lalu saat bersama alumni, yakni sering melempar kapur dan penghapus papan, karena tidak didengarkan oleh siswa saat mengajar bahasa Inggris.

“Pertemuan ini semoga menjadi awal bersatunya kembali para alumni. Dan reuni ini bukan hanya ajang silaturahmi mengenang masa lalu saja. Melainkan juga saya harapkan sebagai ajang untuk bekerjasama dibidang apa saja. Pertemuan yang indah agar diisi dengan saling bantu antar teman,” ujarnya seraya mengajak untuk menjadikan reuni ini sebagai kegiatan yang positif, demi kemajuan bangsa dan negara.

Pihaknya juga meminta agar para alumnus untuk saling mendukung dibidang apa saja. Selain itu, kepala juga berpesan agar para alumnus sering mampir ke sekolah. “Kedatangan alumnus ke sekolah membuat siswa-siswi atau adik-adik kelas bangga, dan mereka juga ingin berhasil seperti para alumni ini,” terangnya.

Dalam reuni tersebut, alumnus angkatan tahun 87 ini juga menyumbangkan satu unit LCD Proyektor. Selain itu, juga bingkisan kepada guru-guru yang hadir sebagai kenang-kenangan. Dan reuni ini ditutup dengan pementasan Sekaa Topeng Inovatif (STI) Bali sebagai acara penghibur. (*)