Peringati HUT Ke-51, Inilah Yang Dilakukan SMKN 1 Purworejo

    


KORANJURI.COM – Memperingati hari ulang tahunnya yang ke 51, SMK N 1 Purworejo mengadakan serangkaian kegiatan. Diawali dengan lomba mural dan lomba kebersihan antar kelas, diikuti oleh seluruh kelas, dari kelas X hingga XII.

Dan sebagai puncak peringatan HUT, dilaksanakan pada Selasa (16/10), di aula setempat. Diawali dengan apel bersama, dilanjutkan dengan jalan sehat sejauh kurang lebih 5 km, dengan mengambil start dan finish di kampus setempat.

“Peringatan HUT ke 51 kali ini, kita peringati dengan sangat sederhana. Yang penting makna dari peringatan itu sendiri, bahwa dengan bertambahnya usia, kita harus lebih baik lagi,” ujar Budiyono, SPd, MPd, Kepala SMK N 1 Purworejo, Rabu (18/10).

Pada saat jalan sehat, siswa dihimbau untuk memungut sampah sepanjang perjalanan. Dari banyaknya siswa, ternyata hanya ada lima siswa yang sampai finish berhasil memungut sampah. Mereka pun mendapat doorprize dari kepala sekolah, berupa uang limapuluh ribu per siswa.

“Menanamkan pada siswa untuk peduli lingkungan. Juga membudayakan 5 R yang selama ini kita terapkan di sekolah, yakni, ringkas, rapi, resik, rawat, dan rajin,” jelas Budiyono, yang didampingi Sugeng Wiyono, Humas SMK N 1 Purworejo.

Usai jalan sehat, dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng, yang dilakukan oleh Budiyono selaku kepala sekolah, dan diserahkan kepada ketua OSIS. dengan disaksikan seluruh siswa dan guru. Juga ada pembagian hadiah untuk para juara di lomba mural dan kebersihan antar kelas.

Dan sebagai akhir kegiatan, diadakan pentas seni. Semua kelas, wajib mementaskan keahliannya di bidang seni. Ada tari ndolalak, band, nyanyi, dan masih banyak lagi.

Kepala Sekolah SMKN 1 Purworejo, Budiyono, bersama siswa penerima hadiah dan doorprize - foto: Sujono/Koranjuri.com

Kepala Sekolah SMKN 1 Purworejo, Budiyono, bersama siswa penerima hadiah dan doorprize – foto: Sujono/Koranjuri.com

“Meski kita SMK, ternyata, banyak siswa memiliki bakat terpendam di bidang seni. Kegiatan ini juga sebagai ajang untuk mencari bibit-bibit dalam bidang seni. Mereka akan kita fasilitasi jika ada lomba di bidang ini,” ungkap Budiyono.

Tak hanya itu. Di luar aula, siswa juga membuka Warung Kreatif Siswa. Disini, siswa menjual aneka makanan dan minuman. Sebagai pembelinya, teman-teman mereka sendiri.

“Dengan adanya warung kreatif siswa ini, siswa dilatih untuk berwirausaha,” pungkas Budiyono. (Jon)