Pengurus PD Purworejo Ziarahi Makam Sarwo Edi Wibowo

    


Ketua DPC Partai Demokrat Purworejo, Yopi Prabowo, didampingi Bramantyo Suwondo Mudhiantoro, Caleg DPR RI dari dapil 6 Jateng, dipandu Ustad Mustakim, saat ziarah di makam Jendral Sarwo Edhie Wibowo, Jum'at (27/8) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Purworejo, Yopi Prabowo, beserta jajaran pengurusnya, para satgas, melakukan ziarah ke makam Jendral Sarwo Edhie Wibowo, seorang tokoh militer penumpas G 30 S/PKI, di Sindurjan, Purworejo, Jum’at (17/8). Ziarah ini dilaksanakan, usai mengikuti upacara Peringatan HUT kemerdekaan RI ke 73, di alun-alun Purworejo.

Ziarah tersebut juga diikuti Bramantyo Suwondo Mudhiantoro, caleg DPR RI dari Partai Demokrat, untuk Dapil 6 Jateng (Purworejo, Wonobobo, Temanggung, Magelang, Magelang Kota). Ziarah yang dipandu oleh Ustad Mustakim ini, berlangsung khidmat.

“Tujuan dari ziarah ini, untuk membangkitkan rasa nasionalisme bagi para pengurus, supaya bisa melanjutkan perjuangannya, dengan mengisi kemerdekaan,” jelas Yopi, usai berziarah di makam mertua mantan Presiden SBY itu.

Beserta Bramantyo, yang juga cucu dari Jendral Sarwo Edhie Wibowo, usai berziarah, kata Yopi, kegiatan akan dilanjutkan dengan kunjungan silaturahmi, serta sosialisasi ke wilayah Loano, Bener, dan Banyuurip. Di tempat-tempat tersebut, Partai Demokrat akan membagikan hewan korban.

“Itu sebagai bentuk kepedulian kami pada masyarakat, menjelang Hari Raya Idul Adha. Rencananya, akan kita bagi 16 hewan kurban untuk 16 kecamatan di wilayah Kabupaten Purworejo,” jelas Yopi.

Hal yang tak jauh beda, juga diungkapkan Bramantyo. Kunjungan silaturahmi ke wilayah-wilayah dapilnya di Purworejo, selain untuk sosialisasi, juga untuk melakukan komunikasi dua arah mengetahui karakter dapil dan masyarakatnya, serta permasalahan yang dihadapi masyarakat.

Dari berbagai permasalahan yang ada, kata Bramantyo, pupuk, alih fungsi lahan, serta regenerasi petani, menjadi masalah yang kerap disampaikan masyarakat. Persoalan pupuk, terkait dengan keberadaan kartu tani, yang justru ‘menyulitkan’ petani untuk mendapatkan pupuk. Alih lahan, berkaitan dengan berkurangnya lahan pertanian. Regenerasi petani, karena banyaknya generasi muda petani yang memilih urbanisasi.

Bramantyo Suwondo Mudhiantoro, Caleg DPR RI dari dapil 6 Jateng - foto: Sujono/Koranjuri.com

Bramantyo Suwondo Mudhiantoro, Caleg DPR RI dari dapil 6 Jateng – foto: Sujono/Koranjuri.com

“Semua harus ada solusinya. Permasalahan petani, merupakan hal penting, karena berkaitan dengan bahan pokok,” ujar Bramantyo.

Jika terpilih nanti, Bramantyo berjanji akan mendukung UU tentang petani, dan membela kepentingan petani. Untuk mencegah terjadinya urbanisasi, Bramantyo punya salah satu solusinya, yakni, harga komoditas pertanian (padi) tetap terjaga.

“Itu sesuai tagline Partai Demokrat, Hadir, Peduli, dan Memberi Solusi,” pungkas Bramantyo. (Jon)