Pengukuhan Atlit Tutup Event Walikota Cup IX

    


Plt Walikota, IGN Jaya Negara - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Event Walikota Cup IX tahun 2018 resmi ditutup, Jumat, 23 Maret 2018. Plt Walikota, IGN Jaya Negara menutup event tersebut di GOR Lila Bhuana, Denpasar.

Menurut Ketua Umum KONI Kota Denpasar, IB Toni Astawa didampingi Ketua Panitia Walikota Cup, Made Raka mengatakan, penutupan juga dirangkai dengan pengukuhan atlet Denpasar Emas.

“Pengukuhan atlet Denpasar Emas menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali ke XIV tahun 2019, Tabanan,” katanya di Denpasar,  Kamis (22/3) kemarin.

Pelaksanaan Walikota Cup sendiri, jelasnya, diikuti sebanyak 34 cabang olahraga dan penyelanggaraannya tersebar ke beberapa tempat di seputaran Kota Denpasar. “Nanti pada saat penutupan, juga rencanakan diisi dengan pertunjukan cabor dansa,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Toni juga mengatakan, dalam rangka meningkatkan kualitas pelatih, KONI Denpasar akan menggelar bimbingan teknik (Bintek) pelatih selama dua hari, 24-25 Maret 2018, di Bedugul, Tabanan. 

Dalam Bintek yang diikuti sebanyak 34 cabang olahraga (cabor) di bawah KONI Denpasar, juga akan menghadirkan narasumber langsung dari Kementerian Pemuda Olahraga (Kemenpora).

“Masing-masing cabor akan mengirimkan perwakilannya sebanyak dua orang sebagai peserta. Mereka diajarkan praktek dan teori serta harus membawa latop,” ungkpanya.

Menurutnya, tema yang diangkat dalam Bintek tahun 2018 ini yakni ‘Penyusunan Program Latihan Pelatih KONI Kota Denpasar’.

“Bintek ini bertujuan agar pelatih mampu menggambarkan program pelatihannya dalam program satu tahun ke depan di KONI Denpasar,” ujarnya.

Lebih lanjut menyampaikan, bintek ini sangat penting untuk menentukan keberhasilan pelatihan dalam menyusun program yang di rancang. Baik rancangan dalam jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang. 

“Dengan bintek ini, program pelatihan di KONI Denpasar akan berdasarkan ilmu dan eknologi (Iptek). Sehingga tidak lagi menggunakan cara-cara lama atau yang tradisional dalam setiap program pelatihan,” jelasnya. (*)