Pengecekan Jalur Jelang Operasi Ramadhania 2016

    


Pengecekan kesiapan jalur mudik oleh Satlantas Polres Purworejo, Dinas Perhubungan dan Bina Marga di jalur Deandeles - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Tim supervisi dari Dirlantas Polda Jateng melakukan pemeriksaan dan pengecekan terhadap kendaraan operasional, baik roda dua maupun roda empat jajaran Satlantas Polres Purworejo, untuk kesiapan Operasi Ramadhania 2016, Jum’at (10/6).

Tim yang dipimpin AKP Dedik ini, mengecek kendaraan operasional yang ada, seperti pengecekan pada mesin, lampu, rotator, public adres, juga kelengkapan kendaraan pada umumnya. Di jajaran Satlantas Polres Purworejo sendiri, terdapat 12 kendaraan operasional roda empat dan 20 kendaraan operasional roda dua.

“Cek kendaraan operasional rutin dilakukan, sebagai bentuk kesiapan jelang operasi,” jelas AKP Eko Rubiyanto, SIK, Kasatlantas Polres Purworejo.

Fungsi dari kendaraan operasional roda empat sendiri, kata Eko Rubiyanto, untuk pengawalan dan patroli. Sementara roda dua, untuk antisipasi kepadatan dan mengurai kemacetan lalu lintas.

Sehari sebelumnya, jelas Eko Rubiyanto, Satlantas Polres Purworejo, Dinas Perhubungan dan Bina Marga, mengecek kesiapan jalur mudik jelang Operasi Ramadhania 2016. Sejumlah titik menjadi pantauan.

Pengecekan kendaraan operasional Satlantas Polres Purworejo oleh Tim Supervisi Dirlantas Polda Jateng, Jum'at, 10 Juni 2016 - foto: Sujono/Koranjuri.com

Pengecekan kendaraan operasional Satlantas Polres Purworejo oleh Tim Supervisi Dirlantas Polda Jateng, Jum’at, 10 Juni 2016 – foto: Sujono/Koranjuri.com

“Untuk jalur utara, jl Raya Magelang-Purworejo, kondisi jalan dan jembatan Bener, serta jembatan Loano sudah kita pastikan siap pada saat H-10,” kata Eko Rubiyanto, Jum’at (10/6).

Untuk jalur selatan, di Jl Jogja-Purworejo, tepatnya di km 3-10, dari Popongan hingga Puskesmas Bagelen, kata Eko Rubiyanto, kondisi jalannya bergelombang dan berlubang. Setelah dilakukan koordinasi dengan Bina Marga, dipastikan pula bahwa jalan sepanjang 7 km itu pada H-10 sudah mulus dan siap dilalui pemudik.

Pada jalur Deandeles, atau jalur selatan-selatan, sebagian jalannya sedang mengalami perbaikan. Pihak kontraktor sendiri, setelah dilakukan koordinasi, memastikan bahwa tak ada lagi alat berat yang beroperasi pada jalur tersebut pada H-10.

Eko Rubiyanto menambahkan, untuk jalur alternatif dengan rute Klepu ke utara, Pituruh ke timur hingga Lugosobo (ring road utara), tak bisa dilalui kendaraan roda empat, karena jembatan Winong sedang dalam perbaikan dalam jangka 6 bulan.

“Kita juga sudah berkoordinasi dengan Polres Kulonprogo, terkait Pos Pam terpadu di wilayah perbatasan Dadirejo,” pungkas Eko Rubiyanto.
 
 
Jon