Pengamat: Pimpinan KPK Mereka yang Berani ‘Gadaikan’ Hidup untuk Negara

    


Jon Palinggi - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Pengamat politik Jon Palinggi menilai, sosok calon pemimpin KPK harus punya karakter berani ambil resiko. Jon juga berharap pansel capim KPK mampu menyeleksi 5 sosok yang tepat duduk di kursi pimpinan lembaga anti rasuah.

“Kekeliruan dalam menentukan lima pimpinan KPK dapat berakibat membahayakan negara,” jelas Jon Palinggi kepada Koranjuri.com, Jumat, 2 Agustus 2019.

Di sisi lain, dirinya juga menyoroti kinerja panitia seleksi yang tidak terbuka menginformasikan setiap tahapan penjaringan capim KPK. Idealnya, menurut Jon, setiap tahapan dan prosesnya disiarkan ke publik.

“Kita tidak dapat mengerti kenapa bisa tidak terbuka seperti itu, karena bisa saja, dalam proses seleksi ini ada orang-orang yang memang cacat cela, tidak jujur, berpilaku buruk, tukang melanggar hukum, bisa saja lolos,” tambahnya.

Dalam tahap itu, Jon Palinggi berpendapat, masyarakat perlu dilibatkan untuk memberikan koreksi. Selain itu, pansel diberikan mandat oleh presiden untuk melaksanakan tugas independen memilih pimpinan KPK.

Terkait itu, sejumlah pihak yang mempersoalkan capim KPK yang berasal dari kepolisian, menurut Jon Palinggi, tidak perlu jadi polemik yang berkepanjangan. Setiap individu yang memenuhi syarat berhak untuk mendaftar menjadi calon pimpinan KPK.

“Saya sendiri tidak terlalu sependapat dengan orang yang menyerang unsur kepolisian dalam pendaftaran itu, enggak perlu. Semua orang berhak mendaftar kok, tidak perlu ada larangan apapun,” jelas Jon Palinggi.

Pihaknya juga berharap, masyarakat memberikan kepercayaan kepada panitia seleksi calon pimpinan KPK dalam melakukan tugasnya.

“Berikan kepercayaan kepada pansel agar mereka lebih teliti, dan berharap dari tangan mereka muncul orang-orang yang berani dan jujur. Karena pimpinan KPK ini adalah mereka yang menggadaikan hidupnya untuk negara,” kata Jon Palinggi.

Sebelumnya, pansel capim KPK telah menyeleksi 192 nama yang lolos administrasi. Jumlah itu mengerucut dari 376 pendaftar dalam seleksi awal capim KPK periode 2019-2023.

Sementara, dari unsur kepolisian yang ikut mendaftar yakni, mantan Dirtipikor Mabes Polri Irjen Pol. Ike Edwin. (Bob)