Pengamanan Jokowi ke Bali, Pangdam: Jangan Ada Kesalahan Sekecil Apapun

    


Gelar pasukan VVIP di Lapangan Laguna Nusa Dua, Badung, Kamis, 22 Februari 2018 - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Sekitar 1.264 personil TNI/Polri disiapkan untuk pengamanan kunjungan presiden RI Joko Widodo ke Bali. Presiden Jokowi direncanakan mengunjungi Bali dengan agenda kegiatan penyerahan sertifikat tanah. Kegiatan presiden dipusatkan di beberapa tempat antara lain di Taman Pujaan Bangsa, Kecamatan Marga, Tabanan.

Apel kesiapan pengamanan ini dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Benny Susianto, selaku Panglima Komando Operasi Pengamanan VVIP. Selain TNI/Polri, unsur pengamanan terkait yang tergabung dalam Koopspam VVIP terdiri dari Satgas Pamwil dengan membawahi 19 Sub Satgas dan unsur BKO Paspampres.

“Dianggap biasa sehingga timbul kelengahan, hal ini tidak boleh terjadi. Sehingga perlu diadakan pengecekan untuk memastikan kesiapannya,” jelas Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Benny Susianto saat gelar pasukan VVIP di Lapangan Laguna Nusa Dua, Badung, Kamis, 22 Februari 2018.

Apel kesiapan pengamanan ini untuk memastikan kesiapan semua unsur yang terlibat dalam pengamanan kunjungan Presiden RI, baik personel maupun materiil yang dilibatkan. Pangdam IX/Udayana menyampaikan, kegiatan pengamanan seperti ini sudah sering dilakukan.

Namun personel yang terlibat tidak boleh lengah dan menganggap kegiatan pengamanan ini sebagai hal yang biasa.

“Semua harus tetap siaga dalam melaksanakan tugas mulia ini. Manfaatkan apel ini sebagai sarana untuk berkoordinasi segenap unsur yang terlibat sehingga tidak ada kesalahan prosedur sekecil apapun,” jelas Benny. (*)