Penetapan Capres-cawapres, Koster Berseru: Masyarakat Bali Jangan Ikut-ikutan Demo

    


Gubernur Bali I Wayan Koster menghadiri acara 'Merajut Kebersamaan Dalam Bingkai NKRI' yang digelar Polda Bali di Klungkung, Senin, 20 Mei 2019 - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Gubernur Bali Wayan Koster mengingatkan, upaya mendeligitimasi KPU dan hasil pemilu sebaiknya ditolak. Gerakan tersebut inkonstitusional.

“Saya harap masyarakat Bali jangan ikut-ikutan demo. Bali juga daerah pariwisata dunia, jadi kenyamanan dan keamanan harus diutamakan,” kata Koster di Lapangan Puputan Klungkung, Semarapura, Klungkung, Senin (20/5/2019) sore.

Koster berharap perdamaian dan persatuan secara masif disuarakan dari Bali usai pemilu.

Gubernur menghadiri acara ‘Merajut Kebersamaan Dalam Bingkai NKRI’ yang digelar Polda Bali di Klungkung, kemarin.

Sementara itu, Kapolda Bali Petrus R Golose tak lupa mengingatkan seluruh stakeholder, untuk turut serta menjaga keamanan di Bali pasca pemilu.

“Momen Hari Kebangkitan Nasional ini jadi penanda kebangkitan kita untuk kembali bersatu usai pemilu serentak,” kata Kapolda Bali.

Secara tegas, ia juga berpesan untuk menolak segala upaya yang ingin merongrong ideologi apalagi dengan dalih perbedaan pilihan dalam pemilu.

“Kita semua cinta Pulau Dewata, cinta pada NKRI. Jadi apapun pilihannya, kita bertanggung jawab pada keamanan Bali dan Indonesia. Kita bukan hanya merajut, tapi juga menjaga kokohnya NKRI,” ujar Kapolda. (*)