Pemprov Jateng Kucurkan Puluhan Milyar Perbaiki Jalan Kutoarjo-Ketawang

    


Proses perluasan lahan untuk pekerjaan pelebaran dan peningkatan jalan di jalan Kutoarjo-Ketawang - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Jalan Kutoarjo-Ketawang, yang menjadi kewenangan Provinsi Jawa Tengah, pada tahun 2019 ini akan mengalami peningkatan di dua titik.

Titik pertama, dari pintu perlintasan KA Kutoarjo ke arah Selatan kurang lebih 5 km. Pada ruas ini, akan mengalami pelebaran dan ditingkatkan menjadi beton rigid, dengan lebar 7 meter. Pekerjaan ini dilaksanakan oleh PT Bangun Gumelar Jaya selaku pemenang lelang, dengan nilai kontrak mencapai Rp 21,6 miliar.

“Sumber dananya dari DAK (Dana Alokasi Khusus), dengan pagu dana
Rp 29,6 miliar. Dimungkinkan, sepanjang 5 km itu beton rigid semua, tergantung justifikasi teknik di lapangan,” jelas Edi Margono, ST, Kasi Jalan dan Jembatan Wilayah Magelang 2, dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jateng, Rabu (19/6/2019).

Titik kedua, kata Edi, dari terminal Ketawang ke arah utara kurang lebih 2,5 km. Peningkatan disini, meliputi pelebaran menjadi 7 meter dan peningkatan jalan dengan beton rigid. Pekerjaan ini dilaksanakan oleh PT Ina Hasta Mandiri, sumber dana dari APBD provinsi, dengan pagu anggaran Rp 15,1 miliar.

Pekerjaan disini juga meliputi pembangunan DPT (Dinding Penahan Tanah) sepanjang kurang lebih 600 meter, serta pelebaran jembatan, dengan pertimbangan justifikasi teknik di lapangan.

Edi Margono, ST, Kasi Jalan dan Jembatan Wilayah Magelang 2, dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Propinsi Jateng - foto: Sujono/Koranjuri.com

Edi Margono, ST, Kasi Jalan dan Jembatan Wilayah Magelang 2, dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Propinsi Jateng – foto: Sujono/Koranjuri.com

Pemerintah, ungkap Edi, memang memfokuskan pada peningkatan infrastruktur jalan Kutoarjo-Ketawang ini, sebagai sarana pendukung keberadaan Bandara Yogyakarta International Airport di Kulonprogo. Jalan ini juga menjadi akses utama menuju daerah tujuan wisata pantai Jetis, Ketawang dan Jatimalang.

“Dari jalan Kutoarjo-Ketawang sepanjang 12,9 km, tinggal 3 km yang belum tertangani,” terang Edi.

Selain dua pekerjaan tersebut, jelas Edi, juga ada pekerjaan peningkatan jalan di wilayah Bener, tepatnya dari batas Kabupaten Purworejo-Magelang ke arah selatan kurang lebih 3,4 km. Pekerjaan disini, konstruksinya pelebaran dan peningkatan dengan aspal hotmix overy dua lapis, dikerjakan oleh PT Aditya AP, dengan pagu anggaran sekitar Rp 20,4 miliar.

Peningkatan dan pelebaran jalan dari 4 meter menjadi 6 meter sepanjang kurang lebih 1 km juga dilakukan di jalan raya Bruno, tepatnya dari jembatan Jurang Goang ke arah utara. Pekerjaan ini dilaksanakan oleh PT New Sakti, dengan pagu anggaran Rp 6,3 miliar.

Edi menjelaskan, jalan Provinsi yang menjadi kewenangannya, meliputi wilayah Purworejo dan Kebumen, sepanjang kurang lebih 132 km. Khusus yang masuk wilayah Purworejo, sepanjang kurang lebih 102 km. Pihaknya juga menangani untuk sementara jalur selatan-selatan, sepanjang kurang lebih 38 km, dari Sungai Wawar hingga Tambakmulyo (masuk wilayah Kebumen).

“Selain paket rutin pemeliharaan jalan, kita masih ada paket rehab. Saat ini masih proses lelang,” pungkas Edi Margono. (Jon)