Pelestari Nilai Adat Desa Petang Pastikan Gunakan Hak Pilih Kawal Koster-Ace

    


Para pemuda pemudi atau Sekaa Teruna Darma Tunggal Desa Adat Pangsan, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, akan menggunakan hak politik dalam Pemilihan Gubernur Bali mendatang dengan keyakinan bulat mendukung pasangan calon I Wayan Koster dan Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Koster-Cok Ace) - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Para pemuda pemudi atau Sekaa Teruna Darma Tunggal Desa Adat Pangsan, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, akan menggunakan hak politik dalam Pemilihan Gubernur Bali mendatang dengan keyakinan bulat mendukung pasangan calon I Wayan Koster dan Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Koster-Cok Ace).

Dalam kegiatan memperingati hari ulang tahunnya ke-47, generasi muda di Kecamatan Petang itu  senantiasa akan ikut berperan aktif dalam pemberdayaan desa adat.

“Kami generasi muda Sekaa Teruna akan menjadi pilar pelestari nilai-nilai adat, tradisi, seni dan budaya,” tegas salah seorang pemudaa.

Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa yang hadir dalam kegiatan itu, juga menaruh harapan besar kepada generasi muda untuk senantiasa akan berperan aktif dalam pembangunan.

Kaum muda sangat berperan penting dalam menegakkan pilar dan proses demokrasi pada pemilu dengan cara menciptakan suasana damai, aman dan nyaman.

“Saya harapkan Sekaa Teruna, menggunakan hak pilih secara baik dan benar dalam Pemilu,” imbuh Suiasa yang tokoh PDI Perjuangan asal Kuta Selatan ini.

Dihadapan Suiasa dan para tokoh masyarakat dan adat lainnya, Khusus menghadapi pemilihan Gubernur 27 Juni 2018 ini, Sekaa Teruna Dharma tunggal Desa Adat petang sudah bertekad bulat untuk memenangkan pasangan yang dikenal dengan tagline Salam Satu Jalur, Koster-Cok Ace.

Mereka memastikan bersama dalam perjuangan Satu Jalur memenangkan pasangan yang diusung PDI Perjuangan dan didukung sejumlah parpol lainnya.

Acara Ulang tahun dihadiri pula Camat Petang, Perbekel, kelian desa adat pangsan, kelian dinas dan kelian adat se-desa pangsan, pengurus karang Taruna , kelian sekaa teruna se desa adat pangsan serta tokoh-tokoh masyarakat lainnya. (*)