Pelepasan Burung Merpati di Puncak Peringatan Satu Abad Taman Siswa SMK TKM Purworejo

    


Pelepasan ratusan burung merpati dalam puncak kegiatan peringatan 100 tahun Taman Siswa di SMK TKM Purworejo yang ditandai dengan upacara bendera dan tasyakuran, Minggu (03/07/2022) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Pelepasan ratusan burung merpati dalam puncak kegiatan peringatan 100 tahun Taman Siswa di SMK TKM Purworejo yang ditandai dengan upacara bendera dan tasyakuran, Minggu (03/07/2022), menjadi sebuah momen penuh makna filosofi.

Sebanyak 500 burung merpati yang dilepaskan terbang bebas itu, memiliki makna atau lambang untuk Taman Siswa supaya bisa berkembang lebih jauh kedepannya.

“Dengan 100 tahun ini, memasuki abad kedua nanti tahun 2023, kita harus lebih berkembang lagi, lebih bisa dilihat lagi oleh masyarakat,” ujar Ki Gandung Ngadina, Kepala SMK TKM Purworejo usai memimpin upacara peringatan 100 abad Taman Siswa.

Dijelaskan oleh Ki Gandung, merupakan suatu kebanggaan, bisa menjadi bagian dari Taman Siswa, yang kini usianya sudah 100 tahun.

Disampaikan pula, dalam upacara yang diikuti seluruh siswa dan guru tersebut, dirinya membaca sambutan dari Ketua Umum Majelis Luhur Taman Siswa, Prof Dr Sri Edi Swasono Nitidiningrat.

“Yang intinya adalah kita harus menjunjung tinggi trilogi kepemimpinan Ki Hajar Dewantara, yakni Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tutwuri Handayani,” ungkap Ki Gandung.

Dari trilogi kepemimpinan tersebut, menurut Ki Gandung, yang dipakai pemerintah (Dinas Pendidikan), logi yang ketiga, Tutwuri Handayani. Sehingga kita wajib menjadi contoh, bukan memberi contoh.

Maka, di Taman Siswa ada istilah swa disiplin, yang artinya mendisiplinkan diri masing-masing. Sehingga niat itu yang paling penting.

“Ini adalah penanaman dari Ki Hajar yang secara otomatis sebagai cabang di Taman Siswa Purworejo wajib untuk melaksanakan dan mengamalkan itu. Ini hal yang sangat krusial bagi kami,” kata Ki Gandung sambil menambahkan, dari ajaran Ki Hajar Dewantara untuk meraih kesuksesan itu, dijadikan motto di SMK TKM Purworejo, yakni ‘Disiplin Pangkal Sukses’.

Dijelaskan pula oleh Ki Gandung, dalam pemotongan tumpeng sebagai tanda tasyakuran, dilakukan oleh Ketua Majelis Taman Siswa Cabang Purworejo, Ki H. Sulijo.

“Hari ini merupakan puncak kegiatan Peringatan Satu Abad Taman Siswa, setelah sebelumnya kita melakukan ziarah ke makam Ki Hajar Dewantara, pertandingan olahraga futsal antar SMP/MTs, bakti masyarakat, gerak jalan sehat, serta mujahadah,” pungkas Ki Gandung. (Jon)