Pelatihan Ketrampilan Berbasis Kompetensi di BLK Purworejo Ditutup

    


Kepala Dinperinaker Kabupaten Purworejo, Gatot Suprapto, SH, saat menutup pelatihan ketrampilan berbasis kompetensi, Jum'at (9/8) di BLK Cangkrep, Purworejo - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Dua kejuruan pelatihan berbasis kompetensi yang diselenggarakan oleh BLK Purworejo, resmi ditutup, Jum’at (9/8). Penutupan dilakukan Kepala Dinperinaker Kabupaten Purworejo, Gatot Suprapto, SH.

Penutupan pelatihan saat ini, untuk dua paket pelatihan, yakni, pemeliharaan kendaraan ringan sistem konvensional dan teknisi telpon seluler. Hal ini ditandai dengan penyerahan sertifikat dan kenang-kenangan kepada peserta dengan hasil terbaik untuk masing-masing kejuruan.

“Peserta pelatihan juga mengikuti uji kompetensi yang dilakukan oleh LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) BLK Surakarta,” jelas Gatot.

Hasil dari uji kompetensi ini, terang Gatot, dari jumlah 16 peserta untuk tiap kejuruan, pada kejuruan pemeliharaan kendaraan ringan sistem konvensional lulus 14 peserta (87%), dan teknisi telpon seluler lulus 15 peserta (93,75%).

Kepada para alumni peserta, Gatot berpesan supaya proaktif untuk mencari peluang kerja, baik melalui internet maupun informasi penerimaan calon karyawan di Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja.

“Komunikasi antar siswa maupun dengan instruktur/lembaga UPT BLK diharapkan terus terjalin, sehingga jika ada lowongan kerja dapat diinformasikan. Begitu juga sebaliknya, jika sudah ada yang diterima bekerja, bisa disampaikan ke instruktur,” pesan Gatot.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala UPT BLK Dinperinaker Kabupaten Purworejo, Sudarman, S.Sos menjelaskan, dalam tahun 2019 ini, UPT BLK Dinperinaker Kabupaten Purworejo mendapat tugas menyelenggarakan pelatihan sebanyak 60 paket (33 paket institusional dan 27 paket Mobil Training Unit (MTU).

Pelatihan ketrampilan berbasis kompetensi yang ditutup, kata Sudarman, merupakan bagian dari 11 paket institusional angkatan ketiga. Kesebelas paket itu, kejuruan pembuat roti dan kue (di Semawung Kembaran, Kutoarjo), pemeliharaan kendaraan ringan sistem konvensional.

Juga teknisi telpon seluler 2 paket (di Plipiran, Bruno dan BLK), pengoperasian mesin bubut, mengerjakan finishing dengan teknik semprot, menjahit pakaian sesuai style, teknik refrigerasi, pengelolaan administrasi perkantoran, juru las I SMAW, dan kejuruan tata rias (di kelurahan Purworejo).

“Pelatihan dibuka Selasa (2/7) lalu. Untuk 9 kejuruan lainnya, belum kita tutup, karena lamanya waktu pelaksanaan tidak sama,” jelas Sudarman. (Jon)