Pelaku Penyelundupan Sabu-sabu Jaringan Internasional Digerebek, 7 Orang Diamankan

    


Unit 3 Subdit II/Psikotropika Ditresnarkoba Polda Metro Jaya (PMJ), berhasil menggagalkan peredaran gelap sabu-sabu jaringan internasional Jakarta-Malaysia - foto: Bob/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Unit 3 Subdit II/Psikotropika Ditresnarkoba Polda Metro Jaya (PMJ), berhasil menggagalkan peredaran gelap sabu-sabu jaringan internasional Jakarta-Malaysia. Keberhasilan tersebut disampaikan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (08/08/2019).

Dalam pengungkapan itu, tujuh orang tersangka berhasil diamankan polisi dengan inisial, EN alias Nando, BDT als Bedot, HND, BCK alias Bucek, BBR als Bibir, PN alias Pian, JG alias Jono.

Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Doni Alexander menjelaskan, pengungkapan bermula dari informasi yang diterima Unit 3 Subdit 2 Polda Metro Jaya, kalau ada pelaku tindak pidana narkotika jaringan Jakarta-Malaysia dengan tersangka ND.

Usai menerima informasi itu, petugas lanjut Doni, melakukan penyelidikan serta pembuntutan terhadap tersangka ND.

Menurut Doni yang didamping Kabidhumas Kombes Argo Yuwono mengatakan, hasil penyelidikan diketahui bahwa tersangka ND telah mempersiapkan orang, untuk membantu melakukan tindak pidana narkotika, yaitu BD dan HND.

Kemudian pada 9 Juli, petugas juga mendapat informasi jika tersangka ND akan berangkat ke Jakarta menggunakan pesawat. ND akan menjemput tersangka HND dan BDT yang kala itu tengah membawa narkotika jenis sabu melalui jalur laut.

Selanjutnya pada 10 Juli, diketahui kalau ND dan BCK akan menjemput BDT dan HND di pelabuhan Tanjung Priok menggunakan mobil Daihatsu Xenia berwarna hitam.

“Saat kapal laut KM SALVIA bersandar di Tanjung Priok, petugas melakukan penangkapan terhadap BDT dan HND,” ucap Doni.

Pada saat yang bersamaan, akhirnya petugas kembali menangkap tersangka ND dan BCK. Keduanya, ditangkap di depan Indomart di jalan Yos Sudarso, yang letaknya tak jauh dari Terminal Operasi 2 Pelabuhan Tanjung Priok.

Bahkan, tersangka ND dan tersangka BCK, kata Doni, dibawa ke Pelabuhan untuk dipertemukan dengan tersangka BDT dan tersangka HND.

Pada saat dilakukan penggeledahan, petugas mendapati 10 bungkus Narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 10.000 gram brutto, dari kedua tersangka itu.

Berbekal Surat Perintah Penyerahan dalam pengawasan (Control Delivery), pada 11 Juli sekitar pukul 12.20 WIB, di TKP Jalan Niaga Hijau VII RT 06 RW 17 Kel. Pondok Pinang, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, petugas kembali menangkap tersangka BBR, PN, dan JG di TKP yang bersamaan.

“Saat ini, seluruh tersangka dan barang bukti yang disita petugas tersebut, telah dibawah ke Polda Metro Jaya, untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut,” tegas Dony.

Atas perbuatan tersebut, sambung Argo, para tersangka ini dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia No 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dipidana dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup. (Bob)