Pelajar Tewas Tenggelam di Kedung

    


Jasad korban Ardi Susilo, usai dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Bener untuk diperiksa tim medis - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Nasib apes dialami Ardi Sulistyo (13), pelajar kelas 8 MTs N Bener, Purworejo. Berniat mandi di Kedung, Ardi justru ditemukan tewas tenggelam.

Peristiwa memilukan yang dialami warga Dusun Kaligalih RT. 02 RW.01 Desa Nglaris, Kecamatan Bener ini, terjadi pada Selasa (31/7), kurang lebih pukul 15.00 WIB.

Menurut Kasatreskrim Polres Purworejo, AKP Kholid Mawardi, semua bermula saat korban bersama tiga orang temanya, Nabil, Hafiz, dan Syahrul, bermaksud bermain dan mencari ikan di sungai Bengkal, ikut Dusun Mocoran RT.02 RW.01, Desa Kaliboto.

“Karena tidak mendapatkan ikan, sekitar pukul 15.00 WIB korban bersama teman-temannya tersebut bermain ke Kedung Aren, sungai Bengkal,” jelas Kholid, Selasa (31/7).

Pertama kali, kata Kholid, Hafiz melompat ke dalam kedung dari tanggul sungai, dan tak lama kemudian muncul ke permukaan. Kemudian disusul korban, yang juga ikut melompat. Namun ternyata, korban tak kunjung muncul ke permukaan.

Mengetahui hal itu, dua teman korban lainnya, Nabil dan Syahrul berlari meminta pertolongan kepada warga sekitar, dan bertemu dengan Tejo Pramono dan Bakti Susilo.

“Setelah dicari dengan menyelami Kedung yang dalamnya sekitar 2 meter, sekitar jam 17.30 WIB, korban ditemukan sudah meninggal di dasar kedung,” ungkap Kholid.

Setelah dievakuasi, jelas Kholid, korban dibawa ke Puskesmas Bener untuk diperiksa tim medis. Dari hasil pemeriksaan Dr.Nunik Sulistyaningsih, dari tubuh korban tidak di temukan tanda-tanda kekerasan.

“Selanjutnya korban diserahkan keluarganya,” pungkas Kholid. (Jon)