Pelabuhan Gilimanuk Diperketat Usai Serangan Teroris di Paris

    


Dermaga Tongkang Pelabuhan Gilimanuk yang selama ini menjadi jalur masuk barang dari Pulau Jawa ke Bali. Akses ini juga menjadi jakur alternatif - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Menyusul serang teroris di Paris, Prancis, yang menewaskan lebih dari 130 orang, Bali meningkatkan kewaspadaan di pintu masuk Pelabuhan Gilimanuk. Pemeriksaan kendaraan yang biasanya dilakukan secara rutin oleh petugas kepolisian, kini melibatkan unsur Brimob dan TNI.

“Belum ada penambahan personil, kami hanya berkoordinasi lintas pengamanan untuk memperketat penjagaan di pintu masuk Bali dari Pelabuhan Gilimanuk,” jelas Wakapolres Jembrana Kompol A.A Rai Laba.

Pengawasan dilakukan terhadap orang maupun barang bawaan secara berlapis mulai pos dua termasuk operasi rutin jalan raya oleh Polsek juga semakin ditingkatkan.

Menurut Rai Laba, antisipasi perlu dilakukan bukan hanya terhadap pelaku terorisme yang dimungkinkan masuk melalui jalur darat dari Pelabuhan Gilimanuk. Namun, pihaknya juga intensif melakukan pengawasan terhadap penyelundupan barang berbahaya.

“Jalur alternative atau jalur tikus juga kita perhatikan. Disitu ada petugas Polair yang selalu siap mengamankan,” ujar Rai laba.

Sejumlah petugas berpakaian preman juga diterjunkan untuk mendeteksi kemungkinan terjadinya gangguan Kamtibmas di wilayah itu.
 
 
 
way/be