Pekerjaan Fisik Dinas PUPR Purworejo Tahun 2020 Seluruhnya PHO

    


Kepala Dinas PUPR Kabupaten Purworejo, saat meninjau salah satu pekerjaan - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Semua pekerjaan fisik yang dibebankan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Purworejo selama tahun 2020, terkait dengan infrastruktur, jalan, maupun irigasi telah terselesaikan atau Provisional Hand Over (PHO).

Pekerjaan tersebut, masih mengacu pada daftar pekerjaan terdahulu, sehingga tidak ada pekerjaan baru. Untuk sumber dananya, dari APBD, DAK, maupun Bankeu Propinsi.

“Di perubahan anggaran ini, yang terakhir kemarin bantuan keuangan propinsi juga bisa kami selesaikan tepat waktu. Terakhir, Rabu (23/12/2020) untuk PHO ruas jalan dari Cangkrep sampai ke Bagelen,” jelas Suranto, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Purworejo, Senin (28/12/2020).

Namun demikian, ungkap Suranto, untuk pekerjaan-pekerjaan yang dikontrak awal tahun anggaran murni, sudah bisa diselesaikan semuanya. Salah satunya untuk pekerjaan gedung Disdikpora dan pasar Purworejo yang pelaksanaannya hingga bulan Desember 2020.

“Gedung Disdikpora selesainya memang seperti itu. Karena itu pekerjaan berkelanjutan, dengan tiga tahun penganggaran,” kata Suranto.

Dijelaskan pula, untuk pekerjaan jalan, ada peningkatan jalan Cangkrep – Kemanukan, Kemanukan – Soko, Soko – Bagelen, Tlogokotes – Bapangsari, sudah terselesaikan semuanya. Jalan Bubutan – Watukuro, Tamansari – Sidomulyo, juga sudah selesai di perubahan ini.

“Pekerjaan jalan murni hanya ada di beberapa titik, yang ada di tengah kota. Salah satunya jalan Jendral Sudirman dan Brigjend Katamso. Semua sudah selesai,” ujar Suranto.

Menurutnya, untuk pekerjaan bersumber dari Bankeu Propinsi, terselesaikan 5 ruas, dari 8 yang direncanakan, termasuk jembatan. Untuk yang 2 ruas dikerjakan 2021 awal, karena ada regulasi dari Pergub nomor 35 tahun 2020 oleh gubernur yang sudah diproses tender namun belum diberi SPMK.

“Untuk jembatan Sedayu, itu memang kegiatan 2020 dicancel menjadi tahun 2021. Kalau itu belum diproses tender,” pungkas Suranto. (Jon)