Pejuang Asal Bangli Kapten Mudita Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

    


Kadis Sosial Bangli, I Wayan Karmawan bersama dengan Ketua Macab LVRI Kabupaten Bangli, AA Gde Bagus Ardana, saat berkunjung ke Stispol Wira Bhakti dan diterima langsung Ketua Stispol Wira Bhakti, Prof. Dr. Wayan Windia bersama jajarannya - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangli, I Wayan Karmawan bersama dengan Ketua Macab LVRI Kabupaten Bangli, AA Gde Bagus Ardana, berkunjung ke Sekolah Tinggi Ilmu Sosial Politik (STISPOL) Wira Bhakti Denpasar.

Kunjungan itu diterima oleh Ketua STISPOL Wira Bhakti, Prof. Dr. Wayan Windia bersama jajarannya, bersama Wakil Ketua Yayasan Kebaktian Proklamasi, Ir. Wayan Sudarta, M.S., Senin (25/1/2021).

Dalam pertemuan tersebut, dibahas kerja sama seminar terkait pengusulan AA Gde Anom Mudita menjadi pahlawan nasional.

Pemkab Bangli telah mengusulkan pejuang AA Gde Anom Mudita sebagai pahlawan nasional. Namun, hingga gelar pahlawan nasional belum diberikan, karena terganjal belum digelar seminar nasional.

Terkait hal itu, Kadis Sosial Bangli I Wayan Karmawan ingin bekerja sama dengan Stispol Wira Bhakti untuk menyelenggarakan seminar tersebut.

Karmawan mengatakan, penetapan Kapten Mudita sebagai pahlawan nasional tentu merupakan kebanggaan tersendiri bagi keluarga almarhum, termasuk masyarakat Bangli dan Bali pada umumnya.

“Kita berharap, semoga penetapan AA Gde Anom Mudita menjadi pahlawan nasional ini bisa segera terwujud,” ujarnya.

Sementara itu, Prof. Wayan Windia menyambut baik rencana tersebut. Terlebih, Stispol Wira Bhakti di bawah naungan Yayasan Kebaktian Proklamasi ini memiliki komitmen tinggi membangun generasi Indonesia yang berwawasan kebangsaan, patriotis dan nasionalistis.

“Kita menyambut positif rencana seminar ini dan mudah-mudahan penetapan AA Gde Anom Mudita menjadi pahlawan nasional bisa berjalan dengan baik,” jelasnya. (*)