Pecah Kongsi Antara Staso Dan Managemen Relink

    


Staso Prasetyo dan Ibundanya, Dian Ekawati - foto : istimewa

KORANJURI.COM – Tak lama setelah melaunching lagu kedua berjudul ‘Ikhlas Ati’, Staso Prasetyo dan tim managemen relink24T akhirnya pecah kongsi.

Hal tersebut disampaikan Andi selaku pimpinan tim managemen relink 24T seperti di kutip dari halaman situs relinkspeed.com

“Bahwa sejak tanggal 27 Agustus 2020 resmi bahwa Relink 24T tidak bertanggung jawab lagi dengan kegiatan Staso Prasetyo. Sekarang apa yang terjadi dengan Staso Prasetyo sudah bukan menjadi tanggung jawab kami,” terang Andi.

Sebagai pimpinan Relink 24T pihaknya sudah tidak mempunyai hubungan ikatan kerjasama lagi dengan pelantun single ‘Pepujaning Ati’.

Saat dikonfirmasi kepada manager Relink24T via voice mail, Agung Nugroho selaku ketua tim managemen mengamini apa yang disampaikan pimpinanya.

Agung mengatakan pihaknya sudah cukup mengawal lagu ‘Ihklas Ati’ dari awal proses sampai launching. Bagi Agung, Staso sudah cukup mampu untuk bisa mandiri dalam berkarya.

Selain sudah tidak lagi mengawal Staso Prasetyo, dua konten lagu ‘Pepujaning Ati’ dan ‘Ihklas Ati’ juga diserahkan dari tim relink24T kepada Staso Prasetyo.

Sementara itu saat dikonfirmasi terkait persoalan pecah kongsi antara Staso Prasetyo dan Managemen Relink24T, ibunda Staso Prasetyo, Dian Ekawati enggan berkomentar.

Secara umum Dian dan tim managemen mengaku tidak ada persoalan.

“Apalagi persoalan pribadi, sama sekali tidak ada,” kata Dian.

Pihaknya memilih lebih baik untuk terus berkarya, konsentrasi merampungkan proses lagu ketiga dan beberapa lagu lain milik Staso Prasetyo yang belum rampung.

Diakui oleh Dian Ekawati, saat sang maestro masih hidup ia tidak pernah dikenalkan dengan chanel rekaman oleh suaminya.

Sehingga saat anaknya mengikuti jejak karir sang ayah, dia dan Staso Prasetyo harus mandiri berjuang mencari jalan sendiri. Akan tetapi hal itu tidak menjadikan Dian patah semangat, justru semakin membuatnya bersemangat dalam berkarya. (JK)