PDAM Purworejo Teken MoU SPAM Dengan PDAM Kebumen

    


Penandatanganan Kerjasama SPAM Regional Kebumen-Purworejo - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Kerjasama SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) regional, antara PDAM Purworejo dengan PDAM Kebumen, dimulai. Penandatanganan kerjasama dilakukan di Kantor Gubernur Jawa Tengah, di Semarang, Selasa (6/12).

Selain dari keduabelah pihak, penandatanganan juga dilakukan oleh Kepala Pusat Air Baku dan Air Tanah dari Kementerian PU, Dirjend Cipta Karya, dalam hal ini Direktur Pengembangan Air Minum, Kadinas Cipta Karya dan Tata Ruang Propinsi Jateng, serta Dirut Perusahaan Daerah Air Bersih Jateng.

“Penandatanganan kerjasama ini, sebagai tindak lanjut MoU sebelumnya, antara Dirjend SDA, Dirjend Cipta Karya, Guber nur Jateng, Bupati Kebumen, dan Bupati Purworejo,” jelas Direktur PDAM Purworejo, Hermawan Wahyu Utomo, ST, Rabu (7/12).

Kata Hermawan, sumber air baku di Purworejo sangatlah terbatas. Konsep air baku sendiri, tidak terpetak-petak. Tidak setiap daerah memiliki sumber air baku. Sementara di Kebumen, ada waduk Wadaslintang.

Karena itulah, kata Hermawan, kerjasama tersebut sangat diperlukan. Dengan memanfaatkan waduk Wadaslintang, PDAM Purworejo sendiri mendapat alokasi atau jatah air sebanyak 200 liter/detik.

Dengan alokasi sebanyak itu, lanjut Herwawan, bisa melayani sekitar 16 ribu pelanggan atau sambungan rumah tangga, yang tersebar di wilayah Pituruh, Kemiri, Kutoarjo, Gebang, Purworejo, dan Banyuurip.

Sementara 4 ribu pelanggan lainnya diambilkan dari Simbarjoyo, dengan kemampuan debit 35 liter/detik, dan bendung Boro, 30 liter/detik. Namun pada saat-saat musim kemarau, debitnya akan menurun.

“Pasokan air dari Wadaslintang sangat diperlukan. Jadi kerjasama ini sangatlah penting. Kerjasama ini diperbaharui setiap 5 tahun sekali, ” pungkas Hermawan, yang didampingi Kasubag Perencanaan, Eko Winarto.
 
 
Jon