Pasutri Pengedar Narkoba Baru Jenis Pentilon Ditangkap

    


Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Heryadi didampingi Kasat Narkoba Polres Jakarta Barat AKBP Suhermanto ( baju putih) - foto: Bob/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Pasangan suami istri (pasutri) YY dan NS ditangkap Polda Metro Jaya. Mereka mengedarkan narkotika jenis baru kapsul Pentilon yang menimbulkan efek halusinasi, stimulan dan rasa eforia. YY ditangkap di Jakarta Pusat, sedangkan NS ditangkap dirumah di kawasan Kayu Manis Jakarta Timur.

Pentilon merupakan narkotika jenis baru yang telah diatur dalam Peraturan Kementerian Kesehatan Nomor 58 tahun 2017 tentang Golongan Narkoba dan baru pertama kali ini ditemukan peredarannya.

“Saat pengembangan dari YY dan NS, ditangkap RN di daerah Jakarta Pusat. Dari pemeriksaan RN disita 3 paket sabu,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi, Rabu (14/3/2018).

Menurut Hengki, pasangan suami istri ini sudah mengedarkan sabu selama dua tahun untuk kebutuhan sehari-hari. Sedangkan sang suami tidak bekerja.

Pengungkapan berawal dari tertangkapnya YY sang suami dengan dua teman prianya TS dan RN saat hendak melakukan transaksi sabu di kawasan Gajah Mada, Jakarta Pusat.

“Dari pengungkapan ini, polisi menemukan 3 paket sabu berat brutto 289 gram dan 40 butir kapsul Pentilon,” ujarnya.

Hengki menambahkan, berdasarlan pengakuan YY sabu dan narkotika jenis baru Pentilon yang diedarkannya berasal dari seorang berinisial JB yang merupakan narapidana kasus narkoba di Lapas Tangerang.

Dari pemeriksaan intensif diketahui narkoba jenis baru Pentilon di dapat YY dari JB berjumlah 350 butir.

‚ÄúSudah berhasil diedarkan pelaku YY sebanyak 310 butir ke pelaku HR di kawasan Pulomas Jakarta Timur, sisanya 40 butir di sita petugas. HR masuk daftar pencarian orang (DPO),” ungkapnya.

Tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2) subsider 112 ayat (2) juncto 132 ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009, Permenkes Nomor 58 tahun 2017 tentang Narkotika dan Perubahan Golongan Narkotika ancaman hukuman 20 tahun. (YT)