Pastor Servatius Subhaga, Orang Bali Pertama Ditahbiskan Jadi Imam Katolik

    


Pastor Drs Servatius Subhaga, SVD ketika mengadakan ucapan syukur 50 tahun Imamat dan acara bedah buku berjudul '50 Tahun Imamat Pastor Drs Servatius Subhaga, SVD' di hall Gereja Katolik Yesus Gembala Yang Baik, Ubung, Denpasar, Senin, 8 Juli 2019 - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Dalam sejarah gereja Keuskupan Denpasar Pater Servatius I Nyoman Rongsong atau Servatius Subhaga adalah Imam pertama dari Bali dan Imam pertama Keuskupan Denpasar yang ditahbiskan menjadi Imam Katolik.

Keuskupan Denpasar saat itu masih mencakup Bali dan Lombok. Perjalanan Servatius kecil cukup berliku dan sempat diramal sebagai ‘anak yang tidak selamat’ sejak dalam kandungan.

“Waktu masih dalam kandungan diramalkan oleh ‘orang pintar‘ tak akan selamat, kemudian setelah lahir dibuang di perempatan Batulumbung dan ditemukan, kemudian dibaptis Katolik dengan nama Servatius,” jelas putra dari I Wayan Gulis dan Ni Made Rente ini, Senin, 8 Juli 2019.

Di Tahun 1952, ia meninggalkan kampung Tuka, Badung, Bali menuju Mataloko di Ngada Flores, NTT. Setahun kemudian, Servas kembali dan bersekolah Seminari Roh Kudus hingga tamat di tahun 1953-1955.

Selepas dari Seminari Roh Kudus, ia melanjutkan pendidikan SMA di Seminari Mertoyudan Magelang, Jawa Tengah dari tahun 1955 sampai 1961. Pastor Servatius Subhaga ditahbiskan menjadi Imam Katolik pada 9 Juli 1969 oleh Mgr. Dr. Paulus Sani Kleden, SVD di Gereja Katholik Roh Kudus, Babakan, Sleman pada 9 Juli 1969

Saat ini Servatius Subhaga menjadi Romo Paroki di Gereja Katolik Yesus Gembala Yang Baik di wilayah Ubung, Denpasar. Tiga buah buku telah diterbitkan mengiringi karya pelayanannya di gereja sebagai Imam Katolik.

Ketiga buku itu masing-masing, Jejak Langkah Paroki Santo Yoseph, Kenangan 50 Tahun Imamat Pater Servatius Subhaga dan Varia Foto dan Karya Pater Servas Subhaga.

Sebagai orang berdarah Bali, sosok Servatius Subhaga bukan saja pemimpin paroki, tapi disisi lain jiwa seninya juga dominan. Ia menggemari bunga mawar. Kesan itu ditangkap oleh Uskup Emeritus Maumere Mgr. Kherubim Pareira, SVD.

Jiwa seni Pater Servas juga terlihat ketika terlibat dalam pembangunan Gereja Katedral Roh Kudus Denpasar yang kini berdiri megah di Jalan Tukad Musi, Denpasar.

9 Juli 2019 besok, genap bagi perjalanan Pater Servatius Subhaga sebagai seorang Imam Katolik.

“Imamat emas ini menjadi adalah berkat khusus bagi saya pribadi dan umat,” ujarnya. (Way)