Pastika: Era Dunia Tanpa Batas Dibutuhkan Kebijakan Imigrasi Optimal

    


Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika di acara Forum ke-20 Divisi Urusan Konsuler Kementerian Urusan Luar Negeri Negara Asean, Rabu, 21 September 2016 - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Dalam forum ke-20 Divisi Urusan Konsuler Kementerian Urusan Luar Negeri Negara Asean, Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika menyatakan, di era dunia yang tanpa batas ini dibutuhkan kebijakan imigrasi yang optimal.

“Era seperti yang kita kenal sebagai ‘The World Without Limit’, yang ditandai dengan intensitas tinggi mobilitas masyarakat antar negara, dengan berbagai niat mereka apakah itu baik atau buruk. Tentu situasi ini membutuhkan pentingnya fungsi lembaga imigrasi yang efektif,” kata Pastika saat menghadiri The 20th Asean Directors-General of Immigration Departments and Head of Consular Affairs Divisions of the Ministries of Foreign Affairs (DGICM) di hotel Discovery, Kartika Plaza, Kuta, Bali, Rabu, 21 September 2016.

Berurusan dengan situasi itu, kata Pastika, pertemuan tersebut menjadi sangat penting untuk meningkatkan koordinasi lembaga imigrasi. Dengan pencapaian untuk mendapatkan situasi aman, tertib, dan damai di dunia.

Acara tersebut dibuka oleh Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna Laoly. Kegiatan tersebut merupakan event tahunan yang diikuti oleh Direktur Jenderal dan Kepala Urusan Kekonsuleran di Negara ASEAN dan Australia.

Dua isu sentral yang diangkat pada pertemuan itu antara lain, kerjasama regional pencegahan terjadinya kejahatan Foreign Terrorist Fighters (FTF) dan kerjasama regional pendeteksian dini imigran ilegal yang terkait dengan kejahatan transnasional.
 
 
Yan