‘Pasar Hantu’ Ini Mendadak Ramai Menjelang Natal

    


Suasana pasar Metina atau yang dikenal dengan 'Pasar Hantu' ramai menjelang Natal - foto: Isak Doris Faot

KORANJURI.COM – Menjelang Natal, pasar Metina mendadak ramai dikunjungi pembeli. Pasar tradisional yang dikenal dengan sebutan ‘Pasar Hantu’ ini, menyediakan beragam sembako dan kebutuhan menjelang natal.

Salah satu pedagang sembako, Kornelia Mandala Foeh menyebutkan, selama dua hari berjualan dagangannya cukup laris diserbu pembeli. Ia membandingkan dengan hari-hari sebelumnya, kali ini jualannya meningkat hingga 100 persen.

“Dua hari terakhir ini jualan cukup laris, walaupun harganya mahal. Harga sayur yang sebelumnya dijual per ikat Rp 1.000, sekarang dijual per tiga ikat Rp 5.000,” ujar Kornelia.

Pedagang lain, Wem Ufi menyebutkan, naiknya harga sembako bukan hanya sepihak. Namun terjadi secara berantai dari distributor hingga ke pedagang. Kenaikan harga tersebut, menurutnya, tidak sampai mempengaruhi penjualan.

“Kita sesuaikan hargga yang kita beli dari Kupang,” ujar Wem.

Kenaikan harga terjado pada bawang putih, dari Rp 25 ribu per kilogram menjadi ke Rp 30 ribu per kilogram. Minyak goreng dari harga awal Rp 230 ribu per 20 liter menjadi Rp 220 per 20 liter.
 
 
zak