Pasangan Mahasiswa Sebuah PTS di Denpasar ini Nekad jadi Kurir Sabu

oleh
Kapolresta Denpasar Bambang Yugo Pamungkas melakukan ekspos tersangka dan barang bukti narkoba - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Sepasang mahasiswa ditangkap anggota Satuan Reserse Narkoba Polresta Denpasar. Mahasiswa sebuah PTS di Denpasar ini menjadi kurir sabu-sabu.

Kedua mahasiswa yang merupakan pasangan kekasih itu yakni, Meriyana Ngongo (20) alias MN perempuan dan Riki Ricardo Bureni (33) alias RRB laki-laki.

Kapolresta Denpasar Bambang Yugo Pamungkas mengatakan, keduanya nekad jadi kurir sabu-sabu. Pelaku dijanjikan upah Rp 6 juta.

“Keduanya ditangkap di pinggir jalan Serma Gede, Denpasar. Petugas melihat gerak gerik kedua pelaku sangat mencurigakan,” kata Bambang Yugo, Kamis, 15 September 2022.

Saat dilakukan penggeledahan badan, pelaku sempat membuang dua bungkus plastik klip yang diduga berisi sabu-sabu.

Polisi kemudian mengembangkan dengan melakukan penggeledahan di kamar kos. Disitu, ditemukan 20 plastik sabu-sabu yang disimpan di lemari pakaian.

“Menurut keterangan kedua tersangka barang bukti tersebut adalah milik dari seseorang yang biasa dipanggil BOS,” kata Bambang.

Nasib apes juga dialami Ketut Kariada (31). Ia ditangkap di tempat kosnya di Jalan Glogor Carik Denpasar pada Senin (5/9/2022) sekitar 19.50 Wita. Dari kamar kosnya, polisi menemukan barang bukti 68 plastik klip berisi ganja dengan berat bersih 4,7 kg.

“Pelaku ganja ini telah menerima dua kali paket, ini yang kedua kalinya dengan upah Rp 18 juta dalam satu kali pengiriman,” jelas Kapolresta.

Dalam kasus terpisah, Polresta Denpasar juga menangkap pasutri yakni Yeanita Dwi Lestari (19) alias YDL bersama suaminya Adiyanto (25) alias A. Penangkapan dilakukan di Jalan Raya Pemogan, Denpasar pada Rabu (7/9/2022) sekitar pukul 03.00 Wita.

Mirisnya, pasutri pengangguran itu hanya mendapatkan upah antara Rp 50 ribu hingga Rp 150 ribu dalam sekali pengantaran.

“Tersangka sudah lima kali melakukan penempelan di daerah Denpasar,” kata Bambang Yugo.

Disebutkan, dengan total barang bukti yang diamankan, polisi berhasil menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika sebanyak 10 ribu jiwa dari bahaya narkoba. (Way)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS

KORANJURI.com di Google News