Panjat Tembok Penjara, 2 Napi Anak Kabur

    


Taufik Nugroho, petugas dari LPKA kelas 1 Kutoarjo, menunjukkan foto napi anak yang kabur dari penjara atas nama Muhammad Ridwan - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Dua anak penghuni Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas 1 Kutoarjo, Jum’at sore (26/1) kabur dari penjara. Kedua ABH (Anak Bermasalah dengan Hukum) ini bernama Muhammad Ridwan, asal Kebumen, dan Tri Uzilal Nur, dari Purworejo. Mereka kabur dengan cara memanjat tembok penjara.

Informasi menyebutkan, sore itu, sekitar jam 15.30 WIB, kedua napi anak itu diperintahkan membuang sampah di samping penjara (masih dalam tembok penjara), yang letaknya agak tersembunyi.

Ditunggu lama, keduanya tak juga kembali. Karena curiga, petugas mengeceknya. Namun ternyata, keduanya tidak ada. Petugas lantas mencarinya dengan cara mengelilingi komplek penjara. Saat itu, dilihatnya, satu ABH bernama Tri Uzilal Nur tengah memanjat tembok.

“Kemudian kita kejar, dan Tri Uzilal Nur berhasil kita tangkap 15 menit kemudian di komplek rumah dinas di dekat penjara. Sementara Muhammad Ridwan berhasil kabur,” jelas Taufik Nugroho, Kasi Registrasi dan Klasifikasi, mewakili Kepala LPKA Kelas 1 Kutoarjo, Azwar BC, IP, SH, MM, Sabtu (27/1).

Kondisi Lembaga Pembinaan Khusus Anak Tingkat 1 Kutoarjo - foto: Sujono/Koranjuri.com

Kondisi Lembaga Pembinaan Khusus Anak Tingkat 1 Kutoarjo – foto: Sujono/Koranjuri.com

Kata Taufik, kedua ABH tersebut sudah mendapat vonis dari PN, karena kasus pencurian yang dilakukannya. Muhammad Ridwan mendapat hukuman 7 bulan penjara, dan Tri Uzilal Nur 4 bulan. Keduanya baru satu bulan menjalani hukuman.

Lebih jauh Taufik menjelaskan, usai mendapati dua narapida anak tersebut kabur dari penjara, petugas langsung mengadakan pencarian, dan berkoordinasi dengan Polsek Kutoarjo, Polres Purworejo, Polres Kebumen, serta melaporkannya ke atasan, yang dilanjutkan ke Kanwil Kemenkumham Jateng.

“Kita langsung bentuk tim pencarian untuk memburu keberadaan Muhammad Ridwan,” pungkas Taufik. (Jon)