Panggah Susanto dan Sri Susilowati Kedepankan Pemberdayaan Masyarakat

    


Panggah Susanto, caleg DPR RI dari Partai Golkar untuk Dapil Jateng VI, bersama Sri Susilowati, caleg DPRD Kabupaten Purworejo dari Dapil 1 (Purworejo, Kaligesing) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Panggah Susanto, caleg DPR RI dari Partai Golkar untuk Dapil Jateng VI, yang meliputi Temanggung, Purworejo, Wonosobo, Magelang dan Kota Magelang, sangat mendukung adanya usaha yang ada di pedesaan, untuk mendukung ekonomi pedesaan, dengan produk pertanian, misalnya kelapa.

Kelapa bisa diolah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi tinggi, yakni menjadi gula semut, dan dipasarkan hingga luar negeri. Panggah berharap, hal tersebut bisa dikembangkan di bidang selain pertanian, misalnya perkebunan.

“Jika saya dipercaya dan akhirnya terpilih nanti, saya akan kedepankan tentang pemberdayaan masyarakat, khususnya untuk para wanita,” ujar Panggah, caleg no urut satu ini, Selasa (6/3).

Hal tersebut dikatakan Panggah dalam kampanyenya, di hadapan ratusan ibu-ibu jamaah pengajian Kopwan Srikandi, Selasa (26/3), di gedung Koperasi Srikandi, Wonoroto, Purworejo. Dalam kesempatan tersebut, Panggah bersama Sri Susilowati, caleg Partai Golkar, untuk DPRD Kabupaten Purworejo, dengan nomor urut satu, di Dapil I Purworejo (Kaligesing,Purworejo).

Dikatakan Panggah, bahwa dia sudah 35 tahun berkecimpung di birokrasi, tepatnya di Kementerian Perdagangan, dan BUMN. Dan kini, dia dipercaya untuk membesarkan Partai Golkar, dengan pengalamannya selama menjadi birokrat.

Hal tak jauh beda juga dikatakan Sri Susilowati. Menurutnya, pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan dan anak, menjadi salah satu hal yang harus mendapat perhatian besar.

“Adanya dana desa yang nilainya sangat besar, sebaiknya tidak hanya untuk fisik saja, tapi juga untuk pemberdayaan masyarakat,” ujar Sri Susilowati.

Di hadapan para jamaah yang didominasi para wanita, Sri Susilowati, yang juga Ketua Kopwan Srikandi ini meminta doa restu dan dukungannya, terkait pencalegannya.

Jika benar-benar terpilih, kata Sri Susilowati, dia meminta masyarakat untuk ikut bersama-sama mengawalnya. Menurutnya, pola yang dia pakai tidaklah instan, sekedar kenal lalu menjadikannya terpilih. Tapi selalu bersama dari awal.

“Dan jamaah pengajian ini, merupakan jamaah pengajian rutin tiap Selasa Kliwon, yang sudah lama kita lakukan. Di sini, kita memperkenalkan diri, sebagai salah satu caleg DPRD Kabupaten dan DPR pusat, sekalian minta doa restunya,” terang Sri Susilowati. (Jon)