Pam Natal dan Tahun Baru, Bali Siaga Satu, Polres Purworejo Fokuskan Pengamanan Gereja

    


Penyematan pita pada anggota, sebagai tanda resminya Operasi Lilin Candi 2015 di Alun-alun Purworejo - foto: Sujono

KORANJURI.COM – Kepolisian Daerah Bali, polisi mendirikan 19 pos pengamanan dan 11 pos pelayanan di sejumlah titik. Kapolda Bali Irjen Pol Sugeng Priyanto menjelaskan, pos yang didirikan untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi warga maupun wisatawan yang menghabiskan liburan akhir tahun di Pulau Dewata.

“Keamanan jadi prioritas kami, apalagi Bali adalah destinasi wisata dunia. Segala hal yang berkaitan dengan tempat keramaian, hotel, restoran, tempat wisata dan benda akan kami jangkau untuk menciptakan rasa aman,” kata Sugeng Priyanto di Lapangan Niti Mandala, Renon, 23 Desember 2015.

Sandi yang digunakan dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru 2016 di Bali adalah Operasi Lilin Agung 2015. Polda Bali menurunkan 8.500 personil di seluruh Polres ditambah pengamanan dari TNI maupun keamanan adat, pecalang.

Pengamanan Natal dan Tahun Baru 2015 ini, Polda Bali termasuk 12 Polda di Indonesia yang menerapkan siaga satu.

Di Polres Purworejo, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2016, digelar Operasi Lilin Candi 2015. Operasi dilaksanakan serentak selama 10 hari secara nasional, dari tanggal 24 Desember 2015 – 2 Januari 2016.
Gelar pasukan Operasi Lilin Candi 2015 dilaksanakan pada hari Rabu, 23 Desember 2015, di alun-alun Purworejo dengan inspektur upacara Kapolres Purworejo, AKBP TH Arsida Septiana, SH.

Menurut Arsida Septiana, polisi menerjunkan 500 personil, terdiri dari 375 personil dari Polres Purworejo, dan sisanya dari instansi terkait, seperti TNI, Satpol PP, BPBD, Banser, Dinas Perhubungan dan Pramuka.

“Untuk pengamanan kita fokuskan pada pengamanan gereja. Di Purworejo ada 89 gereja yang tersebar di 16 kecamatan,” kata Kapolres Purworejo usai apel gelar pasukan.

Lebih jauh AKBP TH Arsida Septiana mengatakan, dalam Operasi Lilin Candi 2015, polisi mengedepankan tindakan preventif yang didukung dengan penegakan hukum serta kegiatan intelijen.

Operasi Lilin Candi 2015 resmi dimulai, dengan penyematan tanda pita pada perwakilan anggota.

Dalam gelar pasukan Operasi Lilin Candi 2015 itu, hadir sejumlah pejabat, antara lain, Pj Bupati Purworejo, Dandim 0708 Purworejo, Danyon 412 Raider, Kajari Purworejo, serta para tokoh agama dan masyarakat.

 
 
Way/Jon